Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Pantai arrow Strategi Khusus Tim Voli Pantai Putra demi Tiket Olimpiade 2016
Skip to content

sloganvoli.jpg

Strategi Khusus Tim Voli Pantai Putra demi Tiket Olimpiade 2016 PDF Print E-mail
Written by benny   
Friday, 29 January 2016

Msports.net - Pelatih tim voli pantai putra Indonesia, Koko Prasetyo Darkuncoco, mengaku sudah mengantongi strategi khusus demi mewujudkan impian tampil di Olimpiade 2016. Pengoleksi tiga emas Asian Beach Games ini belajar dari pengalamanya sebagai pemain untuk meramu komposisi tim yang kuat.

Sebagai informasi, tim voli pantai putra Indonesia saat ini beranggotakan enam orang. Mereka sedang dalam program latihan khusus di Kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

"Saat ini tim ada enam orang. Tiap harinya saya lakukan simulasi pertandingan dengan berganti-ganti pasangan. Dari sana bisa diketahui dari statistik mana yang terkuat mana yang terbaik," ujarnya kepada MSports di sela-sela latihan.

Dia mengaku harus memutar otak untuk strategi ini. "Jujur, kepala saya rasanya mau pecah buat begini. Komposisi tim putra ini tidak seimbang. Ada dua defender (serupa libero) dan empat blocker. Bagusnya sih sama jumlahnya biar mudah. Kalo begini kan saya harus mengorbankan satu blocker."

Koko memang sudah mempunyai satu pasangan terkuat, dia mengaku akan menggunakan ini untuk partai golden set. Tapi dia berharap Indonesia dapat menang tanpa golden set yang dianggap melelahkan fisik dan mental.

"Daripada golden set, mending saya buat dua pasangan yang berimbang. Mungkin setengah level di bawah tapi hal itu lebih baik daripada punya satu pasangan bagus tapi satu lagi dibantai lawan. Sama saja toh golden set jadinya," jelasnya.

Peraih perak Asian Games 2002 ini berharap kepada Ade Chandra, salah satu anak asuhnya, untuk menjadi pemain universal (blocker dan defender). Menurutnya fleksibilitas tim jadi bertambah dan feeling bertanding pun meningkat.

Selain latihan khusus di lapangan pasir Gelora Bung Karno, Koko mengikutkan anak asuhnya di tiga turnamen sebelum putaran kualifikasi. Bulan Maret mereka akan try-out di Australia, sebulan kemudian turnamen di Thailand, dan terakhir ke Palembang untuk Asia Pasifik Tournament. Sesudah itu evaluasi dilakukan dan latihan khusus lagi bulan Mei sebelum terjun di kualifikasi pada 6 Juni nanti.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=