Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Pantai arrow Batu Loncatan Menuju Olimpiade
Skip to content

sloganvoli.jpg

Batu Loncatan Menuju Olimpiade PDF Print E-mail
Written by benny   
Thursday, 21 April 2016

Jawapos.com, PALEMBANG - Juara bola voli pantai Asia Pasifik Piala Gubernur Sumsel 2015 Dhita Juliana/Putu Dini Jasita gagal meraih hasil bagus kemarin. Mereka diempaskan pasangan Australia Phoebe Bell/Artacho Palmer Australia 21-16, 16-21, 10-15 pada kejuaraan bola voli pantai Asia Pasifik 2016 di Palembang kemarin.

Padahal, sebelumnya, pada game pertama, pasangan Indonesia itu sukses mengandaskan wakil Selandia Baru Julia Tiley/Alice Bain dua game langsung 21-16, 21-11.

Dhita mengungkapkan, kekalahan kemarin akan menjadi bahan evaluasi. Menghadapi wakil Jepang Yukako Suzuki/Kaho Sakaguchi hari ini, mereka harus tampil lebih baik dan memetik kemenangan. "Kami harus bermain lebih sabar, tidak terburu-buru mengambil serangan," kata Dhita dalam surat elektronik yang diterima Jawa Pos kemarin.

Bagi Indonesia, ajang ini adalah batu loncatan sebelum kualifikasi Olimpiade zona Asia Oseania yang berlangsung di Australia pada 20-26 Juni mendatang. Tim putra dan putri Indonesia dipastikan ambil bagian.

Slamet Mulyanto, manajer pelatnas voli pantai Indonesia, menyatakan cukup optimistis bisa mengantarkan timnya lolos ke Olimpiade Rio de Janeiro 2016. "Kami selesaikan ajang di Palembang ini dulu. Hasil dari sini juga sebagai bahan kami menentukan skuad (di Australia)," terangnya.

Slamet makin yakin karena tim Indonesia bermateri para pemain yang relatif muda. Inilah yang akan menjadi senjata Indonesia di Australia. "Pemain pelatnas sekarang masih berusia muda. Ini penting untuk proses regenerasi dan memperbesar peluang di multievent selanjutnya setelah Olimpiade," katanya.

Di sisi lain, tim putra Indonesia tampil lebih baik dari tim putri. Dari tiga pasangan yang ada, dua pasangan mendulang kemenangan. Pasangan tim putra Indonesia 3 Rendy Verdian Ricardo/Yudhistira Danangsyah mengalahkan wakil Singapura Shen Fan Yan Mark/Benjamin Yio dua set langsung 21-9, 21-11.

Kemenangan juga diraih Ade Candra Rachmawan/Muhammad Asfiya atas wakil Jepang Junki Hatabe/Kensuke Shoji. Satu-satunya kekalahan diderita Gilang Ramadhan/Fahriansyah yang takluk oleh pasangan Thailand Sedtawai Padsaut/Dunjinda Kitti 16-21, 21-14, 14-16.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=