Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Serba-Serbi arrow Meski Lengannya Sobek, Pevoli Cantik Elektrik PLN Tetap Tampil Oke
Skip to content

sloganvoli.jpg

Meski Lengannya Sobek, Pevoli Cantik Elektrik PLN Tetap Tampil Oke PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 02 May 2016

JawaPos.com - Pevoli cantik asal Jakarta Elektrik PLN (JE PLN), Dian Wijayanti, tetap tampil 'oke' selama putaran pertama final four Pertamina Proliga 2016 di GOR C-Tra Arena Bandung. Padahal, cedera robek di lengannya belum sembuh.

Dian mengalami cedera robek di sela jari lengan kirinya saat tengah melakukan block pada sesi latihan jelang bergulirnya putaran pertama final four Proliga 2016. Akibatnya, lengan Dian harus rela mendapat empat jahitan.

Padahal, semula dia tak menyadari kalau cedera yang dialaminya cukup serius. Kala itu, dia hanya merasa seperti terkilir di bagian jari. Namun setelah diperiksa, ternyata ada robek cukup lebar di sela jari hingga darah pun mengalir.

"Iya, robek di tengah-tengah jari manis dan jari tengah. Robeknya dari depan ke belakang. Awalnya nggak nangis. Karena aku nggak tahu kalau robek. Aku kira cuma keseleo. Saat tanganku dipijat, tapi kok sakitnya beda. Sekalinya aku balik telapak tangan, darah semua, dan baru tahu kalau itu robek hingga langsung diperban. Aku langsung panik dan nangis nggak berhenti. Setelahnya aku dibawa ke UGD (Unit Gawat Darurat, Red)," papar Dian menceritakan awal mula cederanya saat dihubungi Jawapos.com.

Beruntung bagi Dian, saat musibah itu menimpa, hiburan dari sang kekasih, Oky Setia Primadi, melalui telepon cukup mampu meredakan rasa panik dan sedihnya.

"Dia tanya kondisi aku, tapi juga dibercandain. Mungkin biar aku nggak panik. Dia bilang: 'Kamu nangis? Yah cengeng'. Terus dia tanya lagi, 'jari yang mana?' Aku bilang, antara jari manis sama jari tengah. Dia malah bilang, 'yah, nggak bisa dipakaikan cincin dong kalau nanti kita menikah'. Sambil dia mengakak. Sementara aku lagi menangis," cerita Dian terkait reaksi sang pacar yang sekaligus pevoli andalan tim putra JE PLN saat diberitahu tentang cederanya.  

Hebatnya, meski cedera itu dialami jelang final four, Dian tak lantas memilih beristirahat. Dia malah nekat tetap tampil membela JE PLN melalui tiga pertandingan di Bandung. Hasilnya, Dian turut membantu JE PLN menyapu bersih tiga kemenangan selama di Bandung.

"Aku paksakan main. Lukanya aku pakaikan kain kasa yang banyak, aku lapis taping banyak banget. Sesudah aku taping, dilapis lagi pakai kinesio. Semua demi JE PLN! Kemarin malah sehabis block, tangan terasa sakit seperti menyetrum. Tapi Alhamdulillah poin, jadi terbayar," lanjut Dian penuh semangat.

Mengenai sampai kapan cedera itu akan sembuh total, dara cantik berusia 21 tahun itu mengaku belum tahu.

"Nggak tahu deh kapan kira-kira sembuh. Kayaknya ini juga bakal cacat, ada bekas lukanya. Kata dokter sih tetap harus di-taping terus. Dua jari itu (jari manis dan tengah) harus tetap menempel," aku pevoli yang juga anggota tim pra-PON Sumatera Utara itu.

Selama putaran pertama final four di Bandung, JE PLN sukse merebut tiga kemenangan, masing-masing 3-0 atas Gresik Petrokimia, 3-2 atas Jakarta Pertamina Energi, dan 3-1 atas Jakarta PGN Popsivo. Setelah ini, Dian bersama rekan-rekannya di JE PLN akan bertolak menuju Yogyakarta guna menyongsong putaran kedua final four pada 6-8 Mei.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=