Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Serba-Serbi arrow Duo Manganang Boyong Orang Tua ke Jakarta
Skip to content

sloganvoli.jpg

Duo Manganang Boyong Orang Tua ke Jakarta PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Friday, 13 May 2016

JawaPos.com - Dua kakak beradik, Amasya dan Aprilia Manganang akan kembali berduel pada grand final Proliga 2016. Keduanya pun sepakat akan memboyong orang tua ke Jakarta guna menyaksikan pertarungan tersebut.

Seperti pada musim lalu, Amasya dan April akan kembali bertarung untuk menjadi juara bersama tim-timnya masing-masing. Amasya bersama Jakarta Pertamina Energi, April bersama Jakarta Elektrik PLN.

Laga ini menjadi ulangan musim lalu meski dengan tim yang berbeda. Pada grand final Proliga 2015, April sukses membawa JE PLN juara usai mengalahkan Jakarta PGN Popsivo yang diperkuat Amasya. Musim ini, Amasya berganti seragam, tapi tidak dengan April.

Sesuai nazar yang disepakati, keduanya akan memboyong orang tua ke Jakarta untuk menonton pertandingan grand final di Istora Senayan pada Minggu (15/5). Kebetulan, kedua orang tua mereka memang menetap di kampung halaman di Sangir, Sulawesi Utara.

"Kalau aku dan April sudah sepakat seandainya masuk grand final mau bawa orang tua ke Jakarta," bilang Amasya kepada JawaPos.com.

Ibunda Amasya dan April sejatinya sempat dirawat karena sakit. Bahkan, Amasya sempat minta izin kepada klubnya untuk pulang kampung menjenguk sang ibu. namun, kondisinya kini sudah membaik.

"Orang tua pernah juga datang menonton kami bertanding waktu tahun 2014. Ketika itu April masih membela Manokwari Valeria Papua Barat bertanding di final, dan aku membela Elektrik PLN perebutan tempat ketiga. Sejauh ini baru itu saja," imbuh Amasya.

Soal peluang di grand final, pevoli berusia 26 tahun itu mengaku sudah siap tempur. Trauma akibat kekalahan pada laga final musim lalu tak lagi membekas. Apalagi, musim ini JE PLN dan JPE sudah saling mengalahkan sejak putaran pertama. Pada laga terakhir final four di Yogyakarta, JPE bahkan bisa menang 3-0 atas JE PLN.

"(Kemenangan) itu jadi motivasi untuk grand final nanti. Semoga aku bisa balas kekalahan (dari April) pada final musim lalu," pungkasnya.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=