Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Serba-Serbi arrow Tak Pernah Menyangka Juara Bersama
Skip to content

sloganvoli.jpg

Tak Pernah Menyangka Juara Bersama PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 18 May 2016

Jawapos.com - Hati Wilda Siti Nurfadhilah Sugandi benar-benar bungah. Saat dirinya sukses membawa Jakarta Elektrik PLN mempertahankan gelar Proliga, sang kekasih Rendy Febriant Tamamilang ternyata juga berhasil menjadi juara bersama Surabaya Samator.

Dua puluh tahun silam, Indonesia pernah punya pasangan kekasih yang sama-sama mampu meraih medali emas Olimpiade. Namanya Alan Budikusuma dan Susy Susanti. Dan, level Proliga memang masih jauh di bawah Olimpiade. Tapi, kisah sukses Alan-Susy itu kini dirasakan pasangan kekasih Rendy dan Wilda.

Kedua insan yang dimabuk cinta itu sama-sama berhasil mengantarkan klubnya menjuarai Proliga 2016. Rendy juara bersama Surabaya Samator. Sedang Wilda naik ke podium pertama bersama Jakarta Elektrik PLN.

Dua pebola voli itu menjalin kasih di luar lapangan sejak 2011 silam. Saat itu, Rendy merupakan new comers di dunia voli nasional. Demikian pula buat Wilda. Romantika yang terjadi di antara mereka tidak berlangsung begitu saja. Sebagai pemain muda yang masih berstatus sebagai pelajar SMP kala itu, Rendy mengaku malu untuk langsung berkenalan dengan Wilda.

Hingga, akhirnya perkenalan itu terjadi setelah Lailatul Aisyah, salah satu pemain Gresik Petrokimia yang juga rekan keduanya memperkenalkan secara resmi. "Kenalan saja minta bantuan teman dulu mas," kata Rendy tersipu malu.

Meski awalnya sama-sama malu, tapi seiring berjalannya waktu, keduanya pun akhirnya bisa saling dekat sekaligus mensuport. Dan, cerita manis pun akhirnya mereka ukir bersama. Minggu (15/5) di Istora Senayan, Jakarta keduanya sama-sama mampu mengantarkan klubnya meraih gelar juara Proliga 2016.

Prestasi yang jelas di luar dugaan dan prediksi keduanya. Bagi mereka kemenangan kali ini sejatinya bukan raihan juara Proliga untuk yang pertama kalinya. Tetapi, menjadi juara bersama-sama baru mereka rasakan kali ini.

Tahun lalu, di event Livoli Divisi Utama, keduanya hampir menjadi juara bersama. Bandung Alko tim yang diperkuat Wilda dan Surabaya Samator yang menaungi Rendy sama-sama melaju ke final. Tapi, saat Wilda juara bersama Bandung Alko, Rendy harus menelan kecewa karena timnya ditaklukkan Mars Probolinggo.

Saat itu, keduanya saling menguatkan, rona wajah ceria Wilda saat melakukan selebrasi juara bersama Alko perlahan meredup saat sang kekasih gagal di final. Tetapi, suasana Minggu sore (15/5) berbanding terbalik dengan setahun lalu. Keduanya saling mengembangkan senyum di antara ribuan pasang mata yang datang di Istora.

Wilda yang memastikan gelar terlebih dahulu, terlihat serius menyaksikan perjuangan Rendy di final putra. Dan, setelah rampung pertandingan sekaligus memastikan juara, Rendy langsung mencari wajah sang kekasih yang sudah menunggu di sisi belakang lapangan.

Begitu berjumpa sang pujaan hati, Rendy langsung memberikan kaos penuh keringat hasil perjuangannya kepada Wilda. "Akhirnya, setelah tahun lalu gagal juara bareng di Livoli, terbayar tuntas kali ini," urai Wilda.

"Moment seperti itu sulit didapat, tetapi kami selalu mencuri kesempatan untuk tetap memberikan support," timpal Rendy.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=