Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Voli Yunior arrow Putra Jateng Gagal Pertahankan Gelar Kejurnas Yunior
Skip to content

sloganvoli.jpg

Putra Jateng Gagal Pertahankan Gelar Kejurnas Yunior PDF Print E-mail
Written by marto   
Thursday, 27 October 2016

SOLO, suaramerdeka.com - Tim voli putra Jateng gagal mempertahankan gelar juara pada Kejurnas Yunior Bola Voli 2016. Eki Ramdani Fauzi dkk hanya meraih posisi runner up setelah kalah 1-3 dari tuan rumah Jatim dalam duel final di GOR Tri Darma Petrokimia Gresik, Sabtu (15/10) malam.

Adapun skuat putri menunjukkan peningkatan prestasinya. Tim putri Jateng yang menempati peringkat empat pada ajang serupa musim lalu, kini naik satu tingkat. Posisi tiga besar itu diraih Ersandrina Devega ”Caca” Salsabila cs setelah menang 3-0 atas DIY dalam partai perebutan juara ketiga.

“Anak-anak gagal mempertahankan gelar juara yang diraih tahun lalu. Mereka telah bermain fight, tetapi secara umum persiapan kami memang kalah jauh dibandingkan Jatim,” kata pelatih tim putra Jateng Sutrisno, Senin (17/10).

Pertarungan puncak berlangsung sengit. Skuat Jateng membuka set pertama dengan kemenangan, 33-31. Pada set kedua, Eki Ramdani Fauzi dkk kian semangat memburu poin. Namun kematangan performa plus dukungan masyarakat setempat membuat motivasi tim tuan rumah meningkat. Kedudukan menjadi imbang, setelah Jateng kalah 21-25 di set kedua.

Menurut Sutrisno, sebenarnya variasi serangan anak-anak asuhnya cukup bagus. ”Tapi kami kalah dalam pertahanan terutama di sektor belakang,’’ tutur Sutrisno yang juga pelatih klub amatir Vita Solo.

Pada set ketiga dan keempat , Jateng kembali menelan pil pahit. Tim yang diperkuat sejumlah atlet lama seperti Doni Haryoni, Samnur Rahmad Dani (open spiker), Aditya Bagus Pradana (quicker) dan Yoan Mohammad Fernando (allround) itu, tak bisa leluasa mengembangkan permainan secara total.

Mereka akhirnya kalah dengan skor sama, 20-25 pada set ketiga dan keempat. “Ini jadi pembelajaran bagi kita, karena persiapan Jatim sangat matang. Informasinya, mereka TC berbulan-bulan,” ungkap pria yang juga pegawai Dishubkominfo Pemkot Surakarta itu. (Setyo Wiyono / CN26)

Sumber : Suaramerdeka.com

Last Updated ( Thursday, 27 October 2016 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=