Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow PIala Asia arrow Langkah Indonesia Terhenti di Semifinal
Skip to content

sloganvoli.jpg

Langkah Indonesia Terhenti di Semifinal PDF Print E-mail
Written by Nindy   
Tuesday, 01 August 2017

volimania.org - Pupus sudah harapan timnas Indonesia untuk kembali memberikan kejutan di Kejuaraan Asia 2017. Adalah timnas Jepang yang lagi-lagi menaklukkan sekaligus menghentikan langkah Indonesia di semifinal pada pertandingan yang berkesudahan dengan skor 0-3 (17-25, 24-26, 23-25).

 Rendy Tamamilang

foto : PBVSI

Dominasi Jepang terlihat jelas di set pertama. Mahfud Nurcahyadi dkk  dibikin tak berdaya menahan gempuran Masahiro Yanagida cs yang kembali memperlihatkan kekuatan jump serve dan serangan cepat yang sulit dibendung. Jepang menang mudah di set 1 dengan 17-25.

Kalah di set pembuka, Indonesia perlahan mampu memberikan perlawanan di set 2. Keberanian para punggawa timnas untuk menyerah dari service, perlahan tapi pasti mampu membongkar pertahanan Jepang. Indonesia bahkan sempat unggul begitu jauh 20-14.

Tertinggal begitu jauh dalam perolehan angka tak menjadikan Jepang panik. Tim asuhan Yuichi Nakagaichi menunjukan kapasitas dan mental juara yang dimilikinya dengan mampu mengejar ketertinggalan bahkan membalikkan keadaan dan berhasil mencuri kemenangan Indonesia yang sudah didepan mata dan menamatkan set 24-26.

Pertarungan di set ketiga berlangsung imbang dan sengit. Indonesia yang didukung oleh sekitar 4.000 supporter di GOR Tri Dharma terus menempel perolehan angka Jepang. Punggawa timnas bahkan sudah nampak bisa membaca pola serangan Jepang dan berhasil menghentikannya. Sayang, minim variasi serangan membuat Indonesia tak mampu menghalangi Jepang untuk menutup set 3 dengan kemenangan setelah jump service Rendy Tamamilang keluar dan mengakhir pertandingan dengan 23-25.

Penerimaan bola pertama yang kurang optimal kembali menjadi faktor kunci monotonnya serangan Indonesia. "Bola-bola quick kami tidak maksimal karena receive yang jelek. Service anak-anak juga mudah dibaca Jepang," aku Samsul saat ditemui usai pertandingan.

Samsul juga mengungkapkan jika saja set kedua anak asuhannya bisa lebih tenang dan menang, pertandingan akan berbeda. "Kalau set kedua kita bisa memenangkan pertandingan, ceritanya bisa lain lagi," lanjutnya.

Indonesia masih menyisakan satu pertandingan lagi di perebutan peringkat 3-4 yang akan digelar Selasa sore (1/8) jam 16.30. Lawan Indonesia adalah Korea Selatan yang secara dramatis ditaklukan oleh Kazakhstan di semifinal lainnya dengan skor tipis 2-3 (25-20, 25-15, 17-25, 23-25, 14-16). (ndy)

Last Updated ( Wednesday, 02 August 2017 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=