Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Liga Voli Indonesia arrow Kembalinya Gelar Juara Bank Jatim
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1969
mod_vvisit_counterYesterday1635
mod_vvisit_counterThis week12327
mod_vvisit_counterThis month36369
mod_vvisit_counterAll4781516

sloganvoli.jpg

Kembalinya Gelar Juara Bank Jatim PDF Print E-mail
Written by Nindy   
Saturday, 09 December 2017
Bank Jatim | Foto: PBVSI

Volimania.org, Tangerang- Tim voli putri Bank Jatim merebut gelar juara PGN Livoli Divisi Utama 2017 setelah di Final di GOR Dimyati, Tangerang, Banten, Sabtu (9/12), mengalahkan PGN Popsivo Polwan 3-0 (25-22, 25-21, 25-18).

Pelatih Bank Jatim, Mashudi, mengaku jika kunci kemenangan atas Popsivo karena timnya telah mempelajari kelemahan lawan saat pertandingan di babak penyishan pul. Saat itu, Popsivo yang mengalahkan Bank Jatim 3-2 (23-25, 25-21, 25-13, 15-25, 15-13).

“Popsivo tidak mempunyai quicker andal. Block kami hari ini bagus, bisa mematikan Amalia (Fajrina). Secara keseluruhan, kami bermain bagus,” katanya.

Pada pertandingan yang disaksikan lebih dari 3.000 penonton tersebut, Bank Jatim tampil menawan. Perpaduan antara pemain senior Rianita Panirwan dan pemain berumur 18 tahun, Megawati Hangestri Pertiwi, mampu membuat lawan tidak berkutik. Smesh keduanya sulit untuk dibendung tim lawan.

Rianita, merupakan pemain senior yang telah merasakan kerasnya kompetisi voli di Tanah Air sejak 2002. Diumurnya 31 tahun dan ibu dari tiga anak ini jadi salah satu pemain senior yang masih eksis, di tengah kesibukannya bekerja di Bank Jatim

Di kubu lawan, memang ada pemain gaek lainnya, Ni Putu Timy Yudhani Rahayu, tetapi pemain asal NTB ini bukanlah pemain inti seperti Rianita. Timy, yang sudah berumur 41 tahun ini, sudah ikut berlaga di kancah voli nasional sejak 1990-an. Bahkan, dia menjadi kontestan di Olimpiade 1996 Atalanta. Saat itu, dia menjadi atlet voli pantai.

Asisten pelatih PGN Popsivo Polwan, Ayip Rizal mengungkap bahwa penerimaan bola pertama yang kurang baik menjadi faktor mudahnya pemain lawan membaca serangan Popsivo.

“Kami gagal di receive (terima bola servis). Ketika receive gagal, maka tidak ada serangan yang mematikan buat lawan. Serangan kami juga terbaca. Beberapa pemain kita juga baru merasakan masuk final. Mental juga berpengaruh di sini,” ungkapnya.

Bank Jatim terakhir merebut gelar juara di Probolinggo pada 2014 lalu. Total Bank Jatim sudah mengoleksi 6 gelar Juara Livoli Divisi Utama, yakni pada tahun 2008, 2010, 2012, 2013, 2014 dan 2017.

Dari perebutan gelar Juara Ketiga, tim putri TNI AU masih terlalu tangguh bagi Petrokimia Gresik. TNI AU yang gagal mempertahankan gelar Juara mampu menundukkan Petrokimia dengan skor 3-1 (22-25, 25-17, 25-20, 25-15).

Sementara itu, dua tim putri harus rela terdegradasi ke Livoli Divisi Satu tahun 2018. Kedua tim tersebut adalah Mabes TNI dan Vita Solo. Mereka hanya mampu finish di peringkat 7-8 klasemen akhir perebutan peringkat 5-8 PGN Livoli Divisi Utama 2017. (ndy)

Foto: PBVSI
Last Updated ( Monday, 11 December 2017 )
 
Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=