Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Tim Putra Jakarta Elektrik PLN Mundur
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday818
mod_vvisit_counterYesterday1973
mod_vvisit_counterThis week818
mod_vvisit_counterThis month27448
mod_vvisit_counterAll4826506

sloganvoli.jpg

Tim Putra Jakarta Elektrik PLN Mundur PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 28 December 2017

JAKARTA -  Tim putra Jakarta Elektrik PLN dipastikan tidak mengikuti Kompetisi Bola Voli Proliga 2018 yang akan berlangsung 19 Januari hingga 15 April 2018 mendatang. Hal tersebut disampaikan Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty di Jakarta, Kamis (28/12).

Menurut Hanny, perusahaan milik BUMN itu telah menyampaikan surat kepada Proliga, bahwa mereka tidak akan ikut serta dalam kompetisi kasta tertinggi di bola voli nasional tahun 2018. "Surat saya terima hari ini (Kamis)," tambah Hanny.

Dengan mundurnya tim putra Jakarta Elektrik PLN, berarti peserta putra menjadi lima peserta, antara lain Jakarta Pertamina Energi, Palembang Bank SumselBabel, Surabaya Bhayangkara Samator, Jakarta BNI Taplus, dan Bekasi BVN.

Akan tetapi, di bagian putri sebagai juara bertahan, Jakarta Elektrik PLN tetap akan ikut berpartisipasi. "Putra kita memang tidak ikut pada tahun 2018, sedang putri kita tetap ikut," kata salah seorang pengurus teras PBV Jakarta Elektrik PLN, Bambang Sutanto di Jakarta, Kamis (28/12).

Dikatakannya, alasan ketidakikutsertaan PLN putra dalam musim kompetisi yang akan memasuki tahun ke 17 itu, di samping persiapan yang kurang, juga karena pembinaan. "Saat ini kita masih melakukan pembinaan. Di putra, persaingan pada Proliga sangat keras dan ketat. Saat ini kita belum siap bersaing," ujar Bambang menambahkan.

Lebih lanjut ditambahkan, persaingan di bagian putra lebih ketat dibanding dengan putri. "Di bagian putri kita juga melakukan pembinaan. Tapi putri, saat ini bisa menjanjikan meskipun kita juga turun dengan pemain-pemain muda," tuturnya.

Tim putra Jakarta Elektrik PLN mulai mengikuti Proliga pada tahun 2005. Kemudian tahun berikutnya absen hingga 2010. Setahun kemudian, PLN kembali hadir di perhelatan komptisi yang melibatkan pemain asing itu hingga 2017.

Dari keikutsertaan pada kompetisi yang dimulai tahun 2002 itu, tim putra PLN baru sekali menjadi juara yakni pada tahun 2015.

Sedangkan tim putri PLN memiliki prestasi lebih cemerlang. Dari keikutsertaan sebanyak 14 kali, tim putri PLN telah enam kali menjadi juara yakni 2004, di mana tahun itu merupakan keikutsertaan pertama kali, kemudian 2009, 2011, 2015, 2016, dan 2017.

Prestasi itu merupakan prestasi terbaik yang dimiliki peserta putri Proliga yang mulai digelar tahun 2002 itu.

source : pbvsi

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=