Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Menang dari Petrokimia, BNI Taplus Akui Belum Tampil Maksimal
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1182
mod_vvisit_counterYesterday1554
mod_vvisit_counterThis week8101
mod_vvisit_counterThis month39972
mod_vvisit_counterAll4941431

sloganvoli.jpg

Menang dari Petrokimia, BNI Taplus Akui Belum Tampil Maksimal PDF Print E-mail
Written by Nindy   
Sunday, 28 January 2018
Pemain BNI Taplus, Nurlaili Kusuma (jersey oranye) melepaskan smesh dihadang tiga blocker Petrokimia|Foto: PBVSI

volimania.org, Batam- Kembali tampil tanpa satu pemain asingnya, tim putri Jakarta BNI Taplus tetap berhasil memetik tiga poin setelah menundukkan Gresik Petrokimia 3-1 (27-25, 20-25, 25-21, 25-10) di Proliga 2018 seri Batam, Minggu, 28 Januari 2018.

Kemenangan atas Petrokimia itu merupakan kemenangan kedua dari empat laga yang sudah dijalani oleh BNI Taplus. Satu kemenangan sebelumnya didapatkan Yolla Yuliana dan kawan-kawan dari Bekasi BVN pada seri pertama di Yogyakarta, Sabtu, 20 Januari 2018. Kala itu BNI Taplus mampu membungkam Bekasi BVN dengan 3-0 (25-10, 25-7, 25-13).

Meski menang, pelatih Jakarta BNI Taplus, Risco Herlambang mengaku belum puas dengan penampilan tim asuhannya. Belum bisa tampilnya pemain asing, Karina Ocasio, menjadi penyebab belum padunya permainan dari BNI Taplus.

Karina Ocasio asal Puerto Rico mengalami cedera dan harus menjalani perawatan saat tampil perdana di seri pertama di Yogyakarta, pekan lalu. Tak adanya Karina, tak bisa dipungkiri memengaruhi daya serang BNI Taplus. Hal tersebut terlihat ketika BNI Taplus harus menelan dua kali kekalahan dari Pertamina Energi dan Popsivo Polwan.

Menurut Risco, dua kekalahan tersebut masih menghantui anak asuhnya. "Belum bisa tampilnya Karina yang menjadi penyebab anak-anak belum bisa tampil maksimal," ujar Risco kepada wartawan usai pertandingan.

Ketimpangan penampilan tim karena cederanya salah satu pilar asing juga terjadi pada Gresik Petrokimia. Tidak bisa dimainkannya Veronica Angeloni karena cedera lutut membuat Petrokimia praktis hanya mengandalkan legiun asing asal Turki, Yeliz Basa.

Selain berkurangnya daya gedor, Petrokimia juga lemah dalam pengalaman dan mental bertanding. Hal tersebut diakui pelatih Gresik Petrokimia, M. Hanafi setelah timnya kalah dari BNI Taplus. Hanafi mengakui kalau anak asuhnya kalah pengalaman dari BNI Taplus.

"Anak-anak saya masih banyak pemain junior yang masih belum berpengalaman," tukas pelatih senior asal Jawa Timur itu. (ndy)

Foto: PBVSI
Last Updated ( Saturday, 03 February 2018 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=