Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Gresik Petrokimia Tak Mampu Taklukan Elektrik PLN
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1180
mod_vvisit_counterYesterday1554
mod_vvisit_counterThis week8099
mod_vvisit_counterThis month39970
mod_vvisit_counterAll4941429

sloganvoli.jpg

Gresik Petrokimia Tak Mampu Taklukan Elektrik PLN PDF Print E-mail
Written by Nindy   
Sunday, 04 February 2018

Yeliz Basa (Petrokimia) berusaha mengecoh blocker Elektrik PLN| Foto: PBVSI

Liputan: Hardoko

volimania.org, Gresik – Tuan rumah Gresik Petrokimia gagal menuntaskan misi sapu bersih. Berhadapan dengan Jakarta Elektrik PLN pada Minggu, 4 Februari 2018 di markas mereka, Petrokimia menyerah 2-3 (27-25, 16-25, 27-25, 11-25, 14-16).

Duel kedua tim berjalan seimbang, kedua sama-sama mengandalkan pemain asing mereka untuk mendulang angka. Adu skill antara Yeliz Basa yang menjadi andalan Petrokimia dengan Liu Mengya dari Elektrik PLN menjadi aksi yang menarik dan memanjakan pecinta voli Gresik.

Perolehan angka berlangsung ketat di set pembuka. Pertandingan bahkan harus diakhiri dengan dua kali deuce. Saat posisi kritis ini, pelatih Elektrik PLN Hu Xiao Dong memasang strategi dengan memasukkan Susanti Martalia untuk memperkuat pertahanan, tetapi  sayang pemain senior ini justru gagal dalam penerimaan pertama dan membuat Petrokimia unggul 26-25. Set ini ditutup oleh spike keras Yeliz Basa yang tak mampu dibendung Elektrik PLN.

Tak mau kalah begitu saja, Elektrik PLN bangkit di set kedua, pergantian setter dari Gunarti Indahyani ke Diva Ameyda membuat permainan Elektrik PLN lebih menggigit. Hasilnya juara bertahan ini mampu unggul jauh dan menang 16-25.

Sama seperti pada set pertama, kejar-mengejar angka juga terjadi di set ketiga, dan lagi-lagi harus diakhiri dengan deuce. Set ini kembali diambil alih Petrokimia 27-25.

Unggul 2-1 nyatanya tak membuat tim asuhan Victor Laiyan ini mampu menyudahi pertandingan dengan kemenangan. Petrokimia justru menyerah dengan mudah di set 4 dengan skor yang terpaut jauh 11-25.

Skor imbang 2-2 membuat pertandingan harus dilanjutkan ke set 5. Sengitnya pertandingan kembali terjadi di set pamungkas ini, namun mendekat akhir Dewi Fortuna sepertinya sedang menaungi kubu Elektrik PLN ketika servis Mengya bergulir di net dapat masuk dengan mulus ke area Petrokimia tanpa mampu dikembalikan dan mengubah skor menjadi 14-16 untuk keunggulan PLN.

Victor Laiyan, arsitek anyar Gresik Petrokimia mengakui anak asuhnya mengalami kelelahan dan beberapa pemain muda mentalnya masih belum siap menghadapi tekanan pertandingan. Belum stabilnya permainan Shirley Ferrer yang baru bergabung di seri Gresik, juga turut andil dalam hasil minor yang didapatkan Petro.   

"Saya akan fokus membenahi kerja sama antar pemain, terutama chemistry antara setter dengan dua legiun asing". ucapnya.

Di sisi lain, Asisten Pelatih PLN, Abdul Munib bersyukur timnya bisa sapu bersih kemenangan di Gresik, Meski begitu dia juga tak menampik bahwa anak asuhnya sempat mengalami tekanan dan bermain kurang lepas.

"Kalau anak-anak bisa bermain lepas harusnya skor bisa 3-0 atau 3-1," pungkasnya.

Dengan kemenangan ini Jakarta Elektrik PLN memantapkan posisinya di urutan empat klasemen dengan poin 8. Sedangkan Petrokimia yang mengoleksi poin 6 harus puas berada di peringakt 6 klasemen akhir putaran pertama Proliga 2018. (dok/ndy)

Foto
: PBVSI

Last Updated ( Tuesday, 06 February 2018 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=