Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Perjuangan Jakarta Pertamina Energi Berakhir Antiklimaks
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1040
mod_vvisit_counterYesterday1499
mod_vvisit_counterThis week13623
mod_vvisit_counterThis month42661
mod_vvisit_counterAll4944120

sloganvoli.jpg

Perjuangan Jakarta Pertamina Energi Berakhir Antiklimaks PDF Print E-mail
Written by Nindy   
Sunday, 08 April 2018

Rendy Tamamilang (Samator) melancarkan smesh dihadang dua blocker Pertamina| Foto: PBVSI
volimania.org, Solo- Tim Putra Jakarta Pertamina Energi yang tampil superior di putaran penyisihan, akhirnya gagal lolos Grand Final Proliga 2018. Di pertandingan terakhir babak final four Putaran II di Sritex Arena, Solo pada Minggu (8/4), Jakarta Pertamina Energi menyerah secara dramatis dari Surabaya Bhayangkara Samator 2-3 (25-22, 21-25, 25-20, 33-35, 8-15).

Kekalahan yang diderita Pertamina Energi saat jumpa tim Palembang Bank SumselBabel pada pertandingan hari Sabtu (7/4) membuat duel antara Pertamina Energi versus Bhayangkara Samator menjadi partai hidup mati bagi kedua tim.

Di awal set pertama kedua tim tampil silih berganti menyerang. Selisih poin antara kedua tim pun terpaut tipis. Namun di akhir set, Agung Seganti dkk mampu menampilkan blok yang rapat dan berhasil membendung serangan Bhayangkara Samator hingga berhasil 25-22.

Dalam keadaan tertinggal tak membuat Bhayangkara Samator patah arang, tampil menggebrak di awal set kedua, Bhayangkara Samator mampu membuat Pertamina Energi tertekan lewat servis dan serangan mematikan. Alhasil Samator mampu membuat kedudukan imbang 1-1 usai memenangi set kedua dengan 21-25.

Duet legiun asing Pertamina Energi, Olefir dan Minic yang kembali "on fire" mampu membombardir pertahanan lawan lewat jump servis keras yang menjadi kunci juara bertahan Proliga tahun lalu ini mamu merebut set ketiga dengan 25-20 dan mengubah kedudukan menjadi 2-1.

Butuh satu set lagi bagi Jakarta Pertamina untuk mengamankan tiket ke Grand Final membuat tim asuhan Andri Widiatmoko ini tampil bersemangat di awal set keempat.

Kemenangan seolah ada dalam genggaman Pertamina Energi ketika mereka mampu unggul jauh 5 poin, sayang keunggulan tersebut tak mampu dipertahankan. Bhayangkara Samator berhasil mendekati perolehan angka Pertamina bahkan memaksakan deuce di poin 24-24.

Sama-sama tak ingin kehilangan set keempat, kedua tim silih berganti melancarkan serangan hingga poin keduanya menyentuh angka 30. Gagalnya Pertamina Energi mengembalikan bola serangan dari Nicholas mengakhiri pertandingan. Bhayangkara Samator menang 35-33 dan memaksakan pertandingan berlanjut ke set lima.

Mental juara Bhayangkara Samator ditunjukkan petang ini. Dukungan supporter yang memadati  Sritex Arena membuat Mahfud Nurcahyadi dkk tampil menggila. Bhayangkara Samator mendominasi pertandingan dan membuat Pertamina Energi tak bisa mengembangkan permainan. Pertarungan sengit tersebut akhirnya ditutup dengan 15-8 untuk kemenangan Surabaya Bhayangkara Samator.

Di akhir pertandingan pelatih Bhayangkara Samator, Ibarsyah Djanu mengakui bahwa secara teknis dan taktis kedua tim berimbang hanya kekuatan yang jadi pembedanya.

"Alhamdulillah target sapu bersih pertandingan di Solo tercapai. Kita lebih baik dalam mental pemain di lapangan. Ketenangan yang membuat kita menang. Servis, receive dan blok kita berjalan baik," imbuh Ibarsyah.

Menurut dia, ketiganya, yakni servis, receive, dan blok merupakan senjata yang akan dilakukannya nanti di partai puncak di Yogyakarta nanti. "Kita akan terus perbaiki itu sampai di final nanti," tukas mantan pelatih nasional ini.

Pelatih Pertamina, Andri Widiatmoko mengakui kalau tim Samator tampil luar biasa. "Kita mau bicara apalagi. Samator memang luar biasa," tandas Andri kepada wartawan usai pertandingan.

Andri juga mengakui bahwa pemainnya lengah dan gagal memanfaatkan keunggulan di set keempat "Kami lengah saat sudah unggul 5 point di set keempat, dan hal tersebut berhasil dimanfaatkan Samator untuk bangkit," ujarnya.

Kemenangan atas Pertamina Energi menghantarkan Bhayangkara Samator ke partai puncak Proliga 2018 menemani Palembang Bank Sumsel yang sudah lebih dahulu memperoleh tiket Grand Final yang akan berlangsung pekan depan, 15 April 2018 di GOR Amongrogo, Yogyakarta. (dok/ndy)

Foto: PBVSI

Last Updated ( Monday, 09 April 2018 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=