Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow TeamNas arrow Perempat Final Paling Realistis
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1325
mod_vvisit_counterYesterday1973
mod_vvisit_counterThis week1325
mod_vvisit_counterThis month27955
mod_vvisit_counterAll4827013

sloganvoli.jpg

Perempat Final Paling Realistis PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 02 August 2018

jawapos.com - SEMENTARA itu, untuk tim putri, PP PBVSI berharap mereka lolos ke perempat final. Apakah itu realistis? Sebab, tim voli putri Indonesia jarang mendapat kesempatan berlaga di Asia. Kali terakhir voli putri mengikuti Kejuaraan Asia pada 2013. Saat itu mereka mengakhiri kompetisi di peringkat ke-10.

"Jarang mengikuti turnamen kelas Asia membuat anak-anak kurang pengalaman. Tentu berpengaruh terhadap mental bertanding mereka," jelas pelatih tim voli putri M. Ansori. Demi menguji kesiapan sebelum Asian Games, tim putri Indonesia terjun di Kejuaraan Voli Asia Antarklub di Kazakhstan pada 11-18 Juli lalu.

Karena kompetisi menggunakan format klub, skuad asuhan Ansori itu menggunakan nama Garuda VC. Hasilnya tak terlalu buruk. Indonesia finis di peringkat kelima. Ansori menilai, kualitas permainan Indonesia memang kalah kelas jika dibandingkan dengan Thailand, Jepang, dan Tiongkok. "Secara postur, mereka lebih tinggi. Otomatis, kita sudah kalah blok," ucapnya.

Namun, pelatih kelahiran Mojokerto itu tidak patah arang. Dia mengatakan, momen bermain sebagai tuan rumah turut andil dalam meningkatkan mental bertanding. Gengsi bermain di kandang jelas menuntut mereka untuk menang.

Indonesia bergabung di grup A bersama Jepang, Thailand, Filipina, dan Hongkong. Spiker Nandita Ayu Salsabila menuturkan, secara pribadi, dirinya optimistis mampu melaju hingga semifinal. Meskipun di pul harus berjibaku dengan Jepang dan Thailand. Berbekal hasil uji tanding di Kazakhstan, secara permainan, Indonesia jauh lebih kompak.

"Variasi ketika menyerang maupun bertahan sudah berjalan sesuai instruksi pelatih. Hanya tinggal dipoles sedikit lagi. Insya Allah bisa," katanya percaya diri.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=