Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Pertamina Energi Makin Ditakuti
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday805
mod_vvisit_counterYesterday2466
mod_vvisit_counterThis week12507
mod_vvisit_counterThis month43485
mod_vvisit_counterAll5072705

sloganvoli.jpg

Pertamina Energi Makin Ditakuti PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 14 November 2018

JAKARTA - Tim voli putri Jakarta Pertamina Energi mengusung target tinggi di Proliga 2019. Juara edisi 2018 itu ingin mempertahankan gelar. Tidak tanggung-tanggung, delapan pemain hebat sekaligus didatangkan demi memperkuat diri. Tiga di antaranya adalah pemain timnas. Yakni, Yolana Bheta Pangestika, Amasya Manganang, dan Megawati Hangestri. Plus satu pemain asing, Gina Mancuso.

Betha berposisi setter. Adapun Amasya, Mega, maupun Gina merupakan open spiker. "Tim ini lebih bagus daripada musim lalu. Tinggal menyesuaikan program yang sudah berjalan dan terus beradaptasi," yakin M. Ansori, pelatih Pertamina Energi, ketika ditemui dalam latihan di GOR Pertamina Simprug, Jakarta Selatan, Sabtu lalu (10/11).

Ansori sengaja merekrut banyak open spiker. Dengan begitu, dia memiliki berbagai pola alternatif serangan. Musim lalu serangan Pertamina Energi dimotori Anna Stepaniuk. Open spiker dari Ukraina itu menjadi tumpuan tim tersebut untuk meraup poin demi poin. Karena itu, dia dipertahankan. Hanya, dia butuh pendamping.

"Jika terus bergantung kepada Anna, lawan pasti mudah membaca. Adanya Mega, Amasya, dan Gina akan memberi saya banyak pilihan," terang Ansori.

Mega power luar biasa. Usianya baru 19 tahun. Tapi, dia sudah mampu masuk timnas. Pemain dari Jember itu juga dinobatkan sebagai pemain favorit masa depan (setara most valuable player/MVP) Livoli 2017 dan 2018. Lalu, Amasya memiliki jiwa petarung dan ulet ketika bertahan.

Di sisi lain, Gina baru kali pertama bermain di Indonesia. Pemain kelahiran Nebraska, Amerika Serikat, tersebut direkrut dari klub Polandia Bialski Klub Sportowy. "Anna yang merekomendasikan kami merekrut Gina," papar Ansori. Keduanya pernah bermain bersama di Baku, Azerbaijan, pada musim 2013-2014.

Gina pernah memperkuat timnas AS U-20 dan U-23. Ansori menilai Gina cepat beradaptasi dengan pola dan program latihan Pertamina Energi. Pemain yang kini berusia 27 tahun itu juga lebih lincah dan efektif daripada Kyla Richey, pemain asing Pertamina musim lalu.

"Ini pemain open, tapi memiliki gaya all-round. Bisa bermain di segala posisi, hanya perlu dipoles sedikit untuk teknik bertahan," papar Ansori. Turnamen kasta tertinggi bola voli Indonesia tersebut akan digeber pada 7 Desember hingga 24 Februari mendatang.

source : jawapos.com

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=