Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Jelang Proliga 2019, Amalia Fajrina Antusias tapi...
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday664
mod_vvisit_counterYesterday2466
mod_vvisit_counterThis week12366
mod_vvisit_counterThis month43344
mod_vvisit_counterAll5072564

sloganvoli.jpg

Jelang Proliga 2019, Amalia Fajrina Antusias tapi... PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 06 December 2018

Jakarta - Proliga 2019 akan bergulir akhir pekan ini. Open spiker PGN Popsivo Polwan Amalia Fajrina mengaku antusias, namun juga gugup.

Popsivo baru saja meluncurkan tim skuatnya yang bakal turun di Proliga 2019. Mereka mematok gelar juara di musim ini. Komposisi pemain yang lengkap diyakini menjadi keuntungan Popsivo mudah raih gelar juara.

Amalia mengatakan ada beberapa perubahan yang dia rasakan pada timnya menuju kompetisi bola voli tertinggi tersebut.

Selain, kembali menggaet pelatih dari Thailand, Chamnan Dokmai, Popsivo juga menambah amunisi mereka dengan memanggil open spiker Aprilia Manganang, ditambah tosser Pornpun Guedpard (Thailand).

"Konsep pelatih sekarang tidak berbeda jauh dengan yang sebelumnya. Tapi, kini kami juga punya tosser dari Thailand sehingga komunikasi mudah," kata Amalia ketika ditemui di NTMC Polri, MT Haryono, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

"Bisa dibilang dia juga menjadi penerjemah untuk semua pemain. Karena sebelumnya, tosser kami pemain lokal dan sulit terkendala bahasa saat komunikasi dengan pelatih. Sehingga apa yang disampaikan pelatih terkadang berbeda dengan yang kami tangkap. Kalau yang sekarang kami jalan. Walau pelatih tak ngerti tapi tosser Thailand ini bisa ngasih tahu," tegasnya menambahkan.

Tak hanya soal bahasa, kualitas Guedpard diyakininya juga mumpuni. Guedpard merupakan salah satu pemain timnas Thailand saat berlaga di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Dia dan timnya sukses menyumbang medali perak.

"Ketika bermain dengan tosser bagus maka kami harus jeli siapa yang akan diumpan karena dia akan mengoper ke semua pemain," ujarnya.

Meski pede (percaya diri) dengan komposisi tim tak lantas persaingan tim bakal lebih mudah. Dengan hanya lima tim yang menjadi peserta, maka satu kekalahan akan berdampak pada peluang yang juga ikut menipis.

"Pasti semakin deg-degan. Karena kepeleset sedikit, tidak ada lagi pilihan, peluangnya semakin kecil. Kalau banyak, kami kalah lawan ini, masih ada lawan itu. Muternya itu lebih enak. Kalau sedikit itu, sekarang kalah, besoknya deg-degan," ujar dia.

source : sport.detik.com

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=