Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Peserta Proliga 2019 Menyusut
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday634
mod_vvisit_counterYesterday2466
mod_vvisit_counterThis week12336
mod_vvisit_counterThis month43314
mod_vvisit_counterAll5072534

sloganvoli.jpg

Peserta Proliga 2019 Menyusut PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 06 December 2018
Sulit Cari Yang Mau Bakar Duit

Proliga 2019 dibuka besok (7/12). Jumlah pesertanya bikin miris. Hanya enam tim putra dan lima tim putri. Mengapa?

---

KOMPETISI dalam negeri menjadi penentu prestasi timnas di berbagai event internasional. Nah, untuk ukuran kompetisi voli berkasta tertinggi di tanah air, Proliga seperti hidup segan mati tak mau. Pesertanya dari tahun ke tahun rata-rata hanya 12 atau 13. Dalam sepuluh tahun terakhir, rekor peserta tertinggi tercatat pada 2012. Yakni, 15 tim. Terdiri atas 8 tim putra dan 7 tim putri.

Tahun ini malah tinggal sebelas tim. Penyebabnya, tim putri Gresik Petrokimia mengundurkan diri sebulan lalu. Alasannya, tim mereka tidak siap menghadapi persaingan. Tim tradisional tersebut (Petro ikut Proliga sejak edisi pertama pada 2002) lebih rela didenda Rp 1 miliar daripada harus berbelanja pemain.

Wakil Direktur Proliga Reginald Nelwan mengakui sulitnya mencari tim yang mau bermain di Proliga. ''Coba, mana ada yang mau bakar-bakar duit untuk membiayai tim. Apalagi kalau persiapannya minim,'' kata Regi -sapaan Reginald- ketika ditanya soal pengganti Petro.

Peserta Proliga membutuhkan support dana yang cukup. Selain untuk kebutuhan logistik tim (gaji pemain, pelatih, dan sarana latihan), dana dibutuhkan untuk menjalani tur dari kota ke kota.

Voli memang berbeda dengan cabor-cabor lain yang populer di tanah air. Misalnya, sepak bola dan basket. Sepak bola bisa hidup dari sponsor dan tiket pertandingan. Sementara itu, voli selama ini hidup dari uluran tangan berbagai perusahaan. Mereka yang membentuk dan menghidupi tim.

Karena itu, jika diperhatikan, hampir semua tim peserta Proliga merupakan binaan perusahaan BUMN. Mulai Pertamina, Bank BNI, hingga PLN. Ada pula bank BUMD seperti Bank SumselBabel dan Bank BJB Pakuan. Dulu Bank Jatim pernah sangat kuat di Proliga. Namun, mereka mundur setelah edisi 2009. Mereka kini hanya aktif di level pembinaan.

Saking sulitnya mencari tim, para peserta Proliga diikat dengan kontrak. Setiap tim peserta harus berkomitmen ikut kompetisi dua tahun. Jika telah habis, kontrak bisa diperpanjang. Kalau mundur di tengah jalan seperti Petro, kena denda.

PB PBVSI bukannya diam saja melihat iklim kompetisi Proliga yang tidak menentu. Mereka melakukan beragam cara untuk merayu banyak pihak agar ikut kompetisi. ''Bahkan, kami tetap menjaga komunikasi dengan tim yang kontraknya sudah habis. Siapa tahu mereka kembali lagi tahun depan,'' kata Regi yang juga wakil ketua V bidang kompetisi PB PBVSI.

Direktur Proliga Hanny Surkaty bahkan sampai membentuk tim sendiri. Demi membuat Proliga tetap kompetitif. Namanya Jakarta Garuda. Tim tersebut mulai bergabung musim ini. ''Pemain kami ambil dari pemain-pemain junior, dari Sabang sampai Merauke,'' kata Eko Waluyo, pelatih Garuda, dalam perkenalan tim pekan lalu (29/11).

Karena pesertanya sedikit, durasi kompetisi tidak bisa panjang. Hanya sekitar tiga bulan. Apakah dengan kompetisi yang seperti itu kita bisa membentuk timnas yang bagus? PB PBVSI berdalih, justru itu mendukung timnas. Sebab, jika liga berakhir lebih cepat, timnas bisa segera menjalani persiapan SEA Games 2019.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=