Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Aneka Gas Butuh Banyak Keajaiban
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday357
mod_vvisit_counterYesterday2455
mod_vvisit_counterThis week357
mod_vvisit_counterThis month53965
mod_vvisit_counterAll5352483

sloganvoli.jpg

Aneka Gas Butuh Banyak Keajaiban PDF Print E-mail
Written by marto   
Saturday, 15 December 2018

GRESIK - Nasib baik belum berpihak kepada tim anyar Sidoarjo Aneka Gas Industri. Tim besutan Joni Sugiyatno tersebut mencetak hat-trick kalah pada Proliga 2019. Tadi malam Aneka Gas kalah 2-3 oleh runner-up musim lalu Palembang Bank Sumselbabel di GOR Tridharma Petrokimia, Gresik. 

Padahal, Aneka Gas sudah tidak demam panggung seperti di seri pertama Jogjakarta sepekan lalu. Tim itu tampil lebih mantap. Open spiker asing Juan Andres Leon Gonzalez sudah lebih padu. Skuad Aneka Gas memberikan perlawanan sengit hingga bisa merebut set kedua. Padahal, tim itu sempat tertinggal. "Di Jogja memang masih susah memadukan karakter permainan Juan dengan anak-anak. Sekarang lebih oke," jelas Joni.

Namun, kebahagiaan tidak berlangsung lama. Babak selanjutnya, Bank Sumsel mulai bangkit dan memperbaiki kesalahan. Tim itu sukses menembus pertahanan Aneka Gas yang masih lemah. Aneka Gas yang sempat berada di atas angin langsung tertunduk begitu lawan memperlebar margin skor. Permainan mereka memburuk dan sering mati sendiri.

Pada set keempat, Aneka Gas bangkit lagi. Kedua tim sempat kejar-mengejar angka, tapi Aneka Gas menang lagi. Sayang, eksekusi pada babak penentuan kurang sempurna. Aneka Gas mulai grogi. Tim itu tidak mampu membendung spike keras pemain asing Bank Sumsel Nikitin Ilya. Alhasil, Aneka Gas kembali menelan kekalahan.

"Pekerjaan rumah kami memang ada di receive. Tapi, setidaknya ada perkembangan jika dibandingkan dengan seri pertama yang seolah baru kali pertama main voli," tutur Joni.

Meskipun merupakan tim binaan Samator, memang sulit bagi pevoli muda Aneka Gas bersaing di level Proliga. Sebab, belum banyak kompetisi yang diikuti para pemainnya. "Tapi, kami mencoba untuk bermain lebih tenang dan menjaga ego masing-masing. Cari poin dari tiap set dulu. Jadinya, bisa main bagus," kata Yoga Tegar Sujiwa, quicker Aneka Gas.

Mengantongi tiga kekalahan di putaran pertama, Aneka Gas harus bekerja keras mencapai final four. "Saya tetap yakin dengan target tersebut," ucap Joni. "Saya tidak membebani mereka harus menang. Saya hanya ingin mereka main bagus. Hasil pasti mengikuti," tambah mantan quicker Samator itu. (feb/c11/na)

sumber : jawapos.co.id

Last Updated ( Monday, 17 December 2018 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=