Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow TeamNas arrow Voli Putri Ogah Bidik Target Muluk di Sea Games 2019
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday702
mod_vvisit_counterYesterday2061
mod_vvisit_counterThis week2763
mod_vvisit_counterThis month43399
mod_vvisit_counterAll5640943

sloganvoli.jpg

Voli Putri Ogah Bidik Target Muluk di Sea Games 2019 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 14 May 2019

JAKARTA – Timnas bola voli putri Indonesia tidak membidik target muluk pada SEA Games 2019 di Filipina. Bisa menjadi runner-up dalam ajang multievent se-Asia Tenggara itu, sudah cukup realistis bagi Timnas bola voli putri Indonesia.

Hal itu diungkapkan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PBVSI, Loudry Maspaitella belum lama ini.

Menurutnya, saat ini kekuatan bola voli putri Thailand, masih jauh di atas Indonesia. Meski demikian, ambisi untuk membidik medali emas, tetap menjadi tekad utama Timnas bola voli putri Indonesia.

"Walaupun di atas kertas, Thailand masih di atas kita, kans Indonesia menjadi juara tetap ada", kata Loudry, lewat pesan singkat whatsapp.

Prestasi Timnas bola voli putri Indonesia memang telah meredup hampir empat dekade terakhir. Di ajang SEA Games, kali terakhir Srikandi Indonesia meraih medali emas adalah pada 1983 atau sudah 36 tahun yang lalu.

Saat itu, Indonesia harus puas menjadi runner-up setelah kalah 0-3 dari Thailand di partai puncak yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia. Pada SEA Games 2019 mendatang, Loudry berharap Thailand tidak turun dengan kekuatan utama mereka.

"Kans kita untuk meraih emas di SEA Games 2019 tetap ada kalau Thailand nantinya tidak menurunkan pemain utama mereka. Kalau untuk pemain lapis kedua mereka, saya pikir masih setara dengan kita,  meskipun target medali emas juga tidak mudah. Jadi menurut saya target medali perak, itu sudah cukup realistis buat kita," ungkap Laudry yang juga belum mengetahui kepastian kapan dimulainya Pemusatan latihan nasional (Pelatnas) proyeksi SEA Games 2019.

Hingga saat ini, Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Indonesia (PP PBVSI) memang belum menggelar Pelatnas proyeksi SEA Games 2019 pasca berakhirnya Proliga pada bulan Maret lalu.

Kemungkinan, lanjut Loudry Pelatnas proyeksi SEA Games 2019, baru akan dimulai setelah Hari Raya Lebaran atau setelah dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) untuk atlet dan pelatih. SEA Games 2019 sendiri akan dimulai 30 November hingga 11 Desember 2019 mendatang.

source: poskotanews.com

Last Updated ( Tuesday, 14 May 2019 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=