Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow TeamNas arrow Timnas Voli Putri Kantongi Tiga Kandidat Pelatih untuk SEA Games 2019
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday432
mod_vvisit_counterYesterday2150
mod_vvisit_counterThis week4744
mod_vvisit_counterThis month31249
mod_vvisit_counterAll5570452

sloganvoli.jpg

Timnas Voli Putri Kantongi Tiga Kandidat Pelatih untuk SEA Games 2019 PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 14 May 2019

Suara.com - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) terus menggeber persiapan jelang berlaga di SEA Games 2019 Filipina, salah satunya dengan mulai menseleksi calon pelatih untuk timnas putra dan putri.

Dari sektor tim nasional (timnas) voli putri, PBVSI telah mengantongi tiga calon pelatih. Ketiganya merupakan pelatih berasal dari region PBVSI Jawa Barat.

"Kemarin sudah ada wawancara dengan Risco Herlambang, Octavian, dan Teddy Hidayat, cuma masih belum diputuskan (siapa yang akan jadi pelatih timnas voli putri)," ujar Ketua Badan tim Nasional (BTN) PBVSI, Loudry Maspaitella.

Bukan tanpa alasan PBVSI coba merekrut pelatih dari region Jawa Barat. Menurut Loudry, saat ini pembinaan voli putri di provinsi Pasundan itu memang jadi yang terbaik di Indonesia.

"Kebetulan tiga pelatih tersebut dari Jawa Barat, untuk Jawa Barat memang harus diakui untuk pembinaan voli putri mereka yang terbaik,” tutur Loudry.

Loudry berharap calon pelatih yang terpilih nanti bisa membawa voli putri Indonesia meraih prestasi maksimal di SEA Games 2019. Minimal, sang juru taktik bisa mempersembahkan medali perak untuk Merah Putih.

Lebih jauh, Loudry juga menjelaskan jika PBVSI tengah memilah sosok yang tepat untuk menukangi timnas voli putra. Meski belum diputuskan, Loudry memastikan skuat voli putra Indonesia akan ditangani juru taktik asing.

"Pelatih putra sudah pasti dari ketua umum, harus pelatih asing. Tapi staf kepelatihannya masih digodok, termasuk pelatih putri juga," pungkasnya.

Pada SEA Games 2017, timnas voli Indonesia gagal mempersembahkan medali emas. Sektor putra dan putri hanya mampu menyabet medali perak lantaran sama-sama kandas di tangan Thailand pada partai final.

SEA Games 2019 sendiri akan berlangsung di Filipina. Multievent Asia Tenggara edisi ke-30 itu akan bergulir mulai 30 November hingga 11 Desember 2019.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=