Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow TeamNas arrow Popsivo Buka Kans Juara
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday310
mod_vvisit_counterYesterday1617
mod_vvisit_counterThis week3715
mod_vvisit_counterThis month43363
mod_vvisit_counterAll5582566

sloganvoli.jpg

Popsivo Buka Kans Juara PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 25 June 2019

JAKARTA - Tim putri Indonesia PGN Popsivo Polwan membuka peluang menjuarai Asian Peace Cup International Volleyball Competition. Itu terjadi setelah mereka mengalahkan wakil Korea Utara dalam laga kedua di GOR Pertamina, Simprug, Jakarta Selatan, kemarin. Aprilia Manganang dkk menang straight set 3-0 (25-11, 25-15, 25-23).

Untuk juara, mereka harus meraih kemenangan terakhir hari ini (siaran langsung TVRI mulai pukul 13.00 WIB). Hanya, itu tak akan mudah. Sebab, lawannya adalah Vietnam. Mereka merupakan pemimpin klasemen di kejuaraan persahabatan tersebut. Vietnam telah menyapu bersih kemenangan atas Korea Utara dan Korea Selatan. Popsivo untuk sementara menempati urutan kedua.

Popsivo harus memperbaiki banyak hal jika ingin mengalahkan Vietnam. Salah satunya stamina. Kondisi fisik Aprilia dkk memang belum kembali prima setelah lama libur kompetisi. "Terus terang kalau mainnya kebanyakan rally, pasti kalah. Karena kondisi fisik minim," kata Octavian, pelatih Popsivo. "Untungnya, mereka (Korea Utara) main tidak terlalu bagus. Banyak salahnya," lanjutnya.

Korea Utara baru menemukan tempo pertandingan pada set ketiga. Mereka mampu mencuri poin melalui servis-servis efektif. Hal itu pun diakui Octavian. "Dari awal mereka sudah melakukan serve yang bagus dan terus melakukan hal itu. Itu sempat kami takutkan," jelasnya. Popsivo, lanjut dia, bisa selamat karena dirinya tepat melakukan rotasi pemain.

Melawan Vietnam, Popsivo tidak punya pilihan lain selain menang. Meski begitu, problem kebugaran pemain memang sulit terpecahkan. Persiapan minim menjadi kendala Octavian memacu penampilan tim secara maksimal. "Kami lihat saja nanti (lawan Vietnam). Mudah-mudahan anak-anak bisa meningkat," kata mantan pelatih Jakarta Elektrik PLN itu.

Satu hal yang bisa menjadi harapan, Popsivo punya mental juara. Klub tersebut dihuni para pemain langganan timnas seperti Aprilia, Amalia Putri Tisya, dan Berlian Marsheilla. Jika mampu menampilkan permainan yang efektif, mereka tidak perlu mengkhawatirkan soal stamina. Yang penting menang cepat.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=