Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow TeamNas arrow Juara setelah Taklukkan Dua Korea
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday752
mod_vvisit_counterYesterday1838
mod_vvisit_counterThis week10489
mod_vvisit_counterThis month38870
mod_vvisit_counterAll5702215

sloganvoli.jpg

Juara setelah Taklukkan Dua Korea PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 01 July 2019

jawapos.com - JAKARTA, Gelaran Asian Peace Cup berakhir manis bagi Indonesia. Tim putra Surabaya Bhayangkara Samator sukses mengangkat trofi. Mereka juara dengan catatan tak terkalahkan sepanjang turnamen yang diadakan sejak 23 Juni hingga 25 Juni.

Namun, Samator harus berjuang keras. Kampiun Proliga 2019 itu tidak tampil segarang biasanya. Servis-servis tajam yang biasa dilemparkan Rendy Febrian Tamamilang dkk agak mengendor di turnamen kali ini.

Laga pembuka kontra Hwaseong (Korea Selatan) dimenangkan Samator lewat drama rubber set yang berakhir 3-2 (27-25, 32-34, 25-23, 19-25, 15-9). Kemudian, pada pertandingan penentu di GOR Pertamina, Simprug, Jakarta Selatan, tim yang bermarkas di Driyorejo, Gresik, tersebut menang lebih mudah. Samator unggul 3-1 (25-22, 25-21, 21-25, 25-13) atas tim PRK 4.25 dari Korea Utara.

"Ini kan ajang persahabatan dan jadi pemanasan yang bagus bagi atlet-atlet yang mau pelatnas. Sebagai persiapan SEA Games, mereka bisa dapat pengalaman langsung dari dua negara, yaitu Korea Selatan dan Korea Utara," ujar pelatih Samator Ibasjah Djanu Tjahyono.

Sayangnya, kesuksesan tersebut tak diikuti tim putri PGN Popsivo Polwan. Aprilia Manganang dkk hanya bisa mengumpulkan satu kemenangan dari tiga laga yang harus mereka lakoni. Popsivo harus puas dengan berdiri di podium ketiga setelah kalah dalam lima set melawan Vietnam U-23 di laga penentuan.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=