Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow TeamNas arrow Kurang Pelatih Tim Putra
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday374
mod_vvisit_counterYesterday2096
mod_vvisit_counterThis week12786
mod_vvisit_counterThis month32457
mod_vvisit_counterAll5888875

sloganvoli.jpg

Kurang Pelatih Tim Putra PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Monday, 01 July 2019

jawapos.com, JAKARTA - PP PBVSI akhirnya merilis nama-nama pemain yang masuk pelatnas voli indoor untuk SEA Games 2019 Filipina. Surat keputusan (SK) pemanggilan diedarkan ke klub dan pihak terkait lainnya sejak kemarin. Ada 18 pemain putra dan 18 putri yang terpilih. Hampir tidak ada nama baru. Semua adalah veteran di berbagai ajang internasional.

Dari sektor putra, lebih dari separo skuad diisi pemain asal Jawa Timur. Mayoritas bernaung di klub Surabaya Bhayangkara Samator. Misalnya, Rendy Febriant Tamamilang, Rivan Nurmulki, serta Nizar Julfikar. Sedangkan di sektor putri, terdapat 13 pemain yang berasal dari Jawa Barat. Kebanyakan berasal dari klub Jakarta PGN Popsivo Polwan.

Nah, yang masih menjadi pekerjaan rumah PBVSI adalah jajaran pelatih. Untuk pelatih putri tidak ada masalah. Amalia Fajrina dkk bakal tetap dibesut pelatih PGN Popsivo Polwan Octavian. Pelatih putra yang belum ada. "Kami berencana memakai pelatih dari Korea Selatan, tapi masih nego," ungkap Ketua Badan Tim Nasional PBVSI Loudry Maspaitella.

Loudry tidak menyebut siapa nama pelatih dari Negeri K-Pop yang diincar menangani Rendy dkk. Namun, jika sampai awal Juli nanti tidak ada kepastian, pihaknya bakal menggunakan pelatih lokal yang prestasinya sudah tidak diragukan lagi. Samsul Jais dan Ibarsjah Danu Tjahyono menjadi kandidat kuat untuk mengisi posisi tersebut.

Pelatnas dimulai 7 Juli mendatang di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Tempat yang sama dengan pelatnas voli pantai yang terlebih dulu berjalan sejak 17 Juni lalu. Mereka sudah dinanti agenda tryout. Tim putri bakal berlaga di Asian Women's Volleyball Championship di Korea pada 17-25 Agustus. Sedangkan tim putra terjun di Asian Men's Volleyball Championship di Iran pada 13-21 September.

Di SEA Games, Indonesia memasang target tinggi. Yakni, emas dari putra dan perak dari putri. Sudah lama Indonesia tidak berdiri di podium utama ajang multievent Asia Tenggara tersebut. Kali terakhir emas dituai cabor voli pada SEA Games 2009 di Vientiane, Laos. Setelah itu, Merah Putih selalu kalah oleh Thailand di final.

"Sekarang masa transisi Thailand yang ganti ke pemain junior," jelas Loudry. "Di Asian Games 2018, secara permainan kami menang 3-2. Baru junior saja bisa merepotkan Indonesia. Beberapa tahun lagi pasti akan berkembang makin bagus. Makanya, momen ini harus diambil," tegas mantan bintang Jakarta BNI 46 tersebut.

 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=