Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profesional Liga arrow Pembelajaran Manajemen Club
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1250
mod_vvisit_counterYesterday1779
mod_vvisit_counterThis week15725
mod_vvisit_counterThis month54387
mod_vvisit_counterAll5651931

sloganvoli.jpg

Pembelajaran Manajemen Club PDF Print E-mail
Written by marto   
Saturday, 11 November 2006

Jakarta, Ario Satrio-Banyak sekali hal yang kita cermati dan pelajari dari setiap event atau gelaran olahraga terutama bola voli Proliga.

Pengurus Besar PBVSI selalu mengatur kompetisi Proliga selalu pada bulan Februari sampai dengan April setiap tahunnya, namun bisa dipastikan bahwa selalu terjadi gesekan dan pernyataan bahwa club bola voli Proliga belum siap, yang mengakibatkan jadwal mundur dan permasalahan non teknis lainnya.
Dari hal tersebut menandakan bahwa club bola voli tidak pernah cermat dan mengatur clubnya agar bisa mencapai "peak performance" dalam bulan tersebut. Persoalan dana dan kesiapan pemain selalu dilaksanakan 1-2 minggu sebelum kompetisi dimulai. Akibatnya bisa dirasakan yaitu team seringkali belum "nyetel" terutama juga pemain asingnya yang biasanya baru bisa datang 1-2 hari sebelum kompetisi dimulai (dikarenakan pendanaan juga baru turun 1 minggu sebelum kompetisi).
Dari pengalaman beberapa cabang olahraga lainnya setiap club tentunya harus bersiap minimal 4 bulan sebelum kompetisi dimulai, baik dari segi pendanaan dan sponsorship serta kontrak pemain lokal dan asing. Jika ini bisa dilaksanakan bisa dipastikan seluruh club bisa mempertontonkan permainan cantik dan memikat para volimania, dan itu sangat berpengaruh pada suksesnya kompetisi.
Pembelajaran lain adalah club Proliga selalu mencari pemain lokal nasional untuk memperkuat team-nya ini merupakan tanda tidak percaya diri dari club tersebut menggunakan produk lokalnya (pemain binaan sendiri), kita tahu pasti pemain Surabaya Samator adalah banyak produk binaan sendiri yang dibina terus menerus dan didampingi pelatih kawakan seperti Mr.Hu Xingyu, harusnya club Proliga bisa mencontoh perjuangan pemain muda Samator hingga bisa seperti sekarang.
Saya pikir tidak ada istilah "INSTAN" dalam olahraga, club comot sana comot sini, bergerilya mengumpulkan bintang-bintang yang akhirnya juga tidak banyak memberikan kontribusi. Oleh karena itu ada baiknya Pengurus Pusat PBVSI bisa memberikan pelatihan management club secara terus menerus hingga mereka bisa menjadi potensi dasyat penghasil pemain berkelas Nasional dan International. Viva Bola Voli . Ario Satrio
Last Updated ( Saturday, 11 November 2006 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=