Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manca Negara arrow Mimpi Kim dan Bae
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1286
mod_vvisit_counterYesterday2028
mod_vvisit_counterThis week7485
mod_vvisit_counterThis month30092
mod_vvisit_counterAll5818982

sloganvoli.jpg

Mimpi Kim dan Bae PDF Print E-mail
Written by benny   
Wednesday, 15 November 2006
Korsel boleh disebut gagal total di ajang akbar empat tahunan yang akan berakhir 16 November ini. Namun, untuk jangka panjang, tim ini justru memberi harapan. Pasalnya telah hadir dua bintang masa depan, Kim Yeon-koung dan Bae Yoo-na, yang kini sering disebut-sebut sebagai pengganti pemain generasi sang kapten tim, Kim Sa-nee.

Kedua remaja yang sudah menjadi ikon bola di negaranya itu juga sering menjadi perhatian para peminat voli di Nagoya. Kim dan Bae malah bisa dianggap pemain top junior di Asia sejak penampilan gemilang di Kejuaraan Dunia Junior di bawah 18 tahun di Makau, tahun lalu.

“Saya senang kami jadi perhatian, meski secara keseluruhan kami tidak berprestasi bagus di sini,” ujar Kim, yang memiliki tinggi badan 188 cm ini. “Mungkin tiga atau empat tahun lagi,” sela Bae, yang berpostur 180 cm ini.

Bae saat ini masih di duduk di tahun akhir SMA Hanil di Suwon. Perlu dicatat, selain Bae, Kim dan tiga pemain lain di tim ini juga lulusan sekolah khusus putri ini. “SMU saya bukan sekolah khusus voli. Hanya kebetulan banyak talenta muda tim kami berasal dari situ,” kata Bae.

Baik Kim maupun Bae kini memiliki mimpi untuk merebut emas Olimpiade London 2012. “Kami menonton Olimpiade Athena dan ingin sekali tampil di Olimpiade Beijing 2008. Itu akan menjadi pengalaman pertama kami di Olimpiade dan target emas baru ada empat tahun setelah itu,” tambahnya lagi.

Data-Fakta
Babak I
Grup A:
Kosta Rika - Kenya : 3-2 (19-25, 23-25, 25-16, 32-30, 15-9)
Taiwan- Polandia : 3-1 (25-19, 25-18, 23-25, 25-23)
Jepang – Korsel: 3-1 (25-21, 21-25, 25-21, 25-22)
Grup B:
Rusia – Cina: 3-1 (20-25, 25-23, 25-17, 25-12)
Jerman – Azerbaijan: 3-0 (27-25, 25-28, 25-20)
Rep Dominika – Meksiko: 3-0 (25-20, 25-19, 25-12)
Grup C:
Brasil – AS:3-0 (25-23, 25-21, 25-13)
Kazakstan – Kamerun: 3-0 (25-20, 25-13, 25-12)
Belanda - Puerto Riko: 3-0 (30-28, 25-17, 25-18)
Grup D:
Serbia-Montenegro –Mesir : 3-0 (25-9, 25-13, 25-15)
Turki – Peru: 3-2 (25-27, 25-18, 21-25, 25-19, 15-9)
Italia – Kuba: 3-1 (25-27, 25-19, 25-21, 25-19)

Babak II
Cina – Puerto Riko : 3-0 (28-26, 25-14, 25-22)
Brasil – Jerman : 3-0 (25-16, 25-22, 25-15)
Jepang – Serbia-Montenegro : 3-2 ( 18-25, 22-25, 25-18, 25-21, 15-11).

source: bolanews.com 

Last Updated ( Wednesday, 15 November 2006 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=