Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow PON arrow Jatim Jawab Keraguan
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1943
mod_vvisit_counterYesterday1127
mod_vvisit_counterThis week6940
mod_vvisit_counterThis month1943
mod_vvisit_counterAll7744562

sloganvoli.jpg

Jatim Jawab Keraguan PDF Print E-mail
Written by benny   
Wednesday, 04 July 2007
JAKARTA - Tim wanita Jawa Timur (Jatim) membalikkan prediksi. Dengan status nonunggulan, mereka mampu menyabet juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Voli Indoor 2007. Wenny Evitasari dkk mencetak kemenangan setelah mengandaskan Jawa Barat (Jabar) 3-0 (26-24, 25-23, 25-14) pada final yang dihelat di Hall Basket Senayan, Jakarta, kemarin. Keberhasilan itu sekaligus mengantarkan tim wanita Jatim menyertai tim prianya pada PON XVII/2008 Kalimantan Timur (Kaltim) mendatang.

Tim pria telah lebih dahulu melangkah ke pesta olahraga multi even nasional sebagai juara bertahan PON XVI/Sumsel 2004. "Saya sangat bersyukur anak-anak tak hanya mendapatkan tiket ke PON, tetapi mereka sekaligus menjadi juara di sini," kata Eko Priyono, manajer puslatda voli wanita Jatim, usai pertandingan.

Namun, dia menyayangkan sikap srikandi Jatim yang tak bermain secara optimal. "Penampilan mereka lebih bagus saat menghadapi Papua pada babak perempat final lalu. Di game pertama dan kedua, anak-anak sering kali terlambat dalam melakukan tugasnya. Baru setelah game ketiga, mereka bisa bermain lepas," ungkap Eko.

Jabar yang tampil tanpa open spiker Susanti Martalia, masih mampu mengimbangi perlawanan Jatim. Namun, memasuki set ketiga, Jabar seolah kehilangan nyali dan tak mampu mengejar ketinggalan 12-19. Sebaliknya, Jatim tak perlu bersusah payah karena servis dari open spiker Novia Andrea mampu menyumbangkan banyak angka.

Kemenangan Jatim pun telah di depan mata, saat kedudukan 24-14. Dan harapan itu terjawab dengan keluarnya pengembalian bola dari open spiker Jabar Mella Marshellina.

Kekecewaan pun mendera kubu Jawa Barat. "Anak-anak terlalu banyak melakukan kesalahan sendiri di awal game. Nah, saat sudah melewati setengahnya mereka susah untuk memperbaiki irama permainan," kata Gugi Gustaman, pelatih Jabar.

Tak adanya Susanti, yang membela Surabaya Bank Jatim pada Proliga 2007, juga menjadi alasan yang mengemuka atas kekalahan tersebut. Santi absen dalam final karena harus mengikuti Pekan Olahraga Angkatan Darat (PORAD) di Bandung.

Pada kelompok wanita, DKI Jakarta dan Kaltim telah lebih dahulu mengantongi tiket PON sebagai juara bertahan dan tuan rumah. Sedangkan enam tiket sisa diperoleh tim yang berada dalam jajaran enam besar Kejurnas kali ini, yakni Jatim, Jabar, Banten, Sumut, Papua, dan Jogjakarta. Jumlah tersebut masih ditambah dua daerah sebagai cadangan, yaitu Sulut dan Kepri.

Di kelompok pria, DKI Jakarta menjadi juara setelah mengalahkan D.I. Jogjakarta 3-1 (23-25, 26-24, 25-18, 25-11) di babak final tadi malam. Mereka mengisi dua kursi tersisa dari 10 kursi yang tersedia untuk PON nanti yang sudah diperoleh Sumut, Jateng, Sumsel, Sumut, Kepri, Bali, Jabar, dan Kalsel. (vem)


HASIL KEMARIN:

WANITA: Jatim v Jabar: 3-0 (26-24, 25-23, 25-14)

PRIA : DKI Jakarta v D.I. Jogjakarta 3-1 (23-25, 26-24, 25-18, 25-11)


Peraih tiket PON XVII/2008 Kalimantan Timur:

Pria:
1. DKI Jakarta
2. D.I. Jogjakarta
3. Sumut
4. Jateng
5. Sumsel
6. Sumut
7. Kepri
8. Bali
9. Jabar
10. Kalsel

Wanita:
1. Jatim
2. Jabar
3. Banten
4. Sumut
5. Papua
6. Jogjakarta
7. Sulut (cadangan)
8. Kepri (cadangan)

sumber: jawapos
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=