Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profil Pemain arrow Wasit Widodo-Dian Asiandaru, Duet Bapak-Anak di Tim Voli PON Jogjakarta
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1483
mod_vvisit_counterYesterday2245
mod_vvisit_counterThis week10665
mod_vvisit_counterThis month55434
mod_vvisit_counterAll6542493

sloganvoli.jpg

Wasit Widodo-Dian Asiandaru, Duet Bapak-Anak di Tim Voli PON Jogjakarta PDF Print E-mail
Written by benny   
Monday, 16 July 2007
Bapak di Tim Pria, Anak di Tim Wanita
Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Dian Asiandaru adalah salah satu contohnya. Dia sukses mengikuti jejak ayahnya, Wasit Widodo sebagai pelatih tim voli PON Jogjakarta. Wasit Widodo dan Dian Asiandaru kerap terlihat berdua di luar lapangan. Mereka mengenakan kostum senada, tim voli Jogjakarta. Namun, dua pria yang murah senyum itu tidak pernah tampil bersamaan saat turun ke lapangan.

"Saya kebetulan menangani tim pria, sedangkan Dian kebagian kelompok wanita. Karena itu kami tidak pernah turun ke lapangan bersamaan meski memakai seragam yang sama," jelas Wasit.

Wasit adalah ayah Dian. Pria berusia 47 tahun tersebut adalah pelatih tim voli pria Jogjakarta. Sedangkan Dian yang saat ini tengah menapak 24 tahun menjabat sebagai asisten pelatih tim voli wanita Kota Gudeg.

Beberapa kali orang menyatakan tudingan miring pada Wasit dan Dian. Sang bapak dianggap memberikan mampu memberikan fasilitas khusus pada anaknya untuk menjadi pelatih. Padahal, tidak sekali pun Wasit mendorong anaknya untuk mengikuti jejaknya sebagai pelatih.

"Saya tidak tahu kalau Dian memiliki keinginan untuk menjadi pelatih seperti saya. Sampai sekarang pun, kami tidak prenah membahas pekerjaan kami ketika di rumah," tutur Wasit.

Wasit dan Dian memiliki perjalanan karir yang sama. Sebelum menjadi pelatih, keduanya menjadi pemain klub voli kenamaan di Jogja, Jogjakarta Yuso. Wasit menjadi all round andalan Yuso ketika berusia 20 tahun. Dia memperkuat klub yang dibelanya ketika masih junior itu selama lima tahun, 1977-1982.

Kebersamaan Dian di Yuso lebih singkat. Dia memperkuat klub tersebut selama empat tahun pada 2000-2004. Ketika menjadi pemain, Dian memiliki posisi yang sama seperti ayahnya. Dian pun berpeluang menjadi pelatih tim voli pria, karena sebelumnya Wasit memulai karir pelatih sebagai asisten pelatih tim wanita.

Pada awalnya, Wasit kurang setuju ketika Dian memilih untuk menjadi pelatih. Alasannya adalah pengalamannya merasakan bahwa posisi pelatih voli kurang menjanjikan jika dijadikan sandaran hidup. Wasit saja merangkap sebagai guru STM Muhammadiyah Prambanan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. "Di Jogja, menjadi pelatih itu belum dapat dijadikan pegangan hidup. Karena itu, saya ingin dia (Dian) mendapatkan pekerjaan yang lebih layak," tutur Wasit.

Dian pun menyatakan kalau sebenarnya ingin memiliki pekerjaan tetap seperti bapaknya. Namun, setelah beberapa kali melamar dia belum juga mendapatkan. "Mungkin belum rezeki. Mungkin kalau sukses di PON akan lebih mudah," kata Dian.

Dian sejatinya masih memiliki keinginan menjadi pemain karena usianya masih cukauap muda. Tetapi, keinginan tersebut dia buang jauh-jauh karena sadar akan sulit bersaing. Dia akan terlempar dari skuad PON jika memaksakan diri menjadi pemain. Jogjakarta adalah salah satu kiblat voli tanah air dengan deretan pemain yang berkualitas. "Salah satu jalan agar saya bisa tampil di PON adalah melalui jalur pelatih seperti ini. Kebetulan saya juga pernah mengenyam pendidikan formal kepelatihan di Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Jogjakarta," bebernya. (*)


BIODATA:

Wasit Widodo
Lahir: Sleman, 19 Agustus 1959
Tinggi/berat: 165 cm/60 kg
Karir pemain: Jogjakarta Yuso 1977-1982
Karir pelatih:
- pelatih Jogjakarta junior 1984-1986
- asisten pelatih tim PON XI pria Jogjakarta
- asisten pelatih tim PON XII wanita Jogjakarta
- pelatih tim PON XIII wanita Jogjakarta
- asisten pelatih PON XV dan XVI pria Jogjakarta
- pelatih Pra PON pria Jogjakarta

Dian Asiandaru:
Lahir: Sleman, 16 September 1982
Tinggi/berat: 167 cm/60 kg
Karir pemain: Jogjakarta Yuso 2000-2004
Karir pelatih:
- asisten pelatih Pra PON XVII wanita Jogjakarta

sumber: jawapos
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=