Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow PIala Asia arrow Peringatan Haornas Diminta Tidak Mengganggu Kejuaraan Voli Asia
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1760
mod_vvisit_counterYesterday1748
mod_vvisit_counterThis week15079
mod_vvisit_counterThis month28171
mod_vvisit_counterAll5691515

sloganvoli.jpg

Peringatan Haornas Diminta Tidak Mengganggu Kejuaraan Voli Asia PDF Print E-mail
Written by marto   
Thursday, 16 August 2007

Jakarta, Kompas - Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia meminta peringatan Hari Olahraga Nasional tanggal 9 September tidak dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta. Pada saat bersamaan, di tempat itu berlangsung partai penutup Kejuaraan Bola Voli Putra Asia 2007.

"Kami mendapat surat dari Menpora terkait penggunaan Istora untuk Haornas. Dengan berat hati kami minta peringatan Haornas dilaksanakan di tempat lain," ujar Sekretaris Umum PP PBVSI Nyoman Sukesna di Jakarta, Selasa (14/8).

Menurut Nyoman, Kejuaraan Asia yang dimulai 31 Agustus ini telah direncanakan sejak lama. Lagi pula, hanya Istora Senayan satu-satunya gedung yang dianggap layak oleh Konfederasi Bola Voli Asia (AVC).

"Ada beberapa kondisi yang disyaratkan AVC untuk final, antara lain ketinggian atap 12 meter dan penerangan lampu berkekuatan tertentu. Selain itu, harus mampu menampung sedikitnya 8.000 penonton. Jadi, pertandingan ini hanya bisa dilaksanakan di Istora," ujar Nyoman.

Kejuaraan yang diikuti 17 negara ini berlangsung di dua lokasi, yaitu Gedung Tenis Indoor dan Istora Senayan. Khusus pada hari terakhir, pertandingan dipusatkan di Istora. Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga meminta Istora digunakan bersama, pagi hari untuk Haornas dan malam hari untuk bola voli.

"Hal itu tak mungkin dilakukan karena sejak sehari sebelumnya lapangan sudah steril, termasuk untuk penataan kamera televisi. Kami sarankan Haornas dilaksanakan di tempat lain, seperti Gedung Tenis Indoor yang sudah selesai digunakan," ujar Nyoman.

Sementara itu, tim nasional akan menjalani uji coba terakhir sebelum Kejuaraan Asia yang dimulai 31 Agustus. Joko Murdianto dan kawan-kawan akan diuji tim Pra-PON Bali pada tiga kali uji coba di Klungkung dan Singaraja pada 17-21 Agustus.

"Kondisi tim semakin padu setelah uji coba di Lampung, dan Pelatih Hu Xinyu akan mematangkan tim utama pada uji coba ini," ujar Nyoman.

Tim Pra-PON Bali dikapteni mantan pemain nasional I Wayan Windu Segara. Untuk memberi lawan tanding seimbang, PBVSI meminta bantuan tiga mantan pilar pemain nasional, yaitu setter Loudry Maspaitella, spiker Andri Widiatmoko, dan quicker Mohammad Zainuddin, memperkuat tim Bali.

Dari uji coba ini akan ditentukan 12 dari 14 pemain pelatnas yang ada sekarang untuk mengikuti Kejuaraan Asia. (was)

Last Updated ( Thursday, 16 August 2007 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=