Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow PIala Asia arrow Thailand Melaju
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday238
mod_vvisit_counterYesterday1691
mod_vvisit_counterThis week5790
mod_vvisit_counterThis month37710
mod_vvisit_counterAll5518525

sloganvoli.jpg

Thailand Melaju PDF Print E-mail
Written by benny   
Sunday, 02 September 2007
Iran Tim Pertama ke Delapan Besar

Jakarta, Kompas - Thailand akan menjadi lawan pertama Indonesia di delapan besar Kejuaraan Bola Voli Putra Asia 2007 Sampoerna Hijau. Tim gajah putih itu lolos sebagai juara Grup C seusai mengalahkan Arab Saudi, 3-1 (22-25, 25-21, 25-16, 25-16), di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (1/9). Kemenangan kedua Thailand, setelah sebelumnya menumbangkan Sri Lanka, diperoleh lewat permainan yang memikat. Sempat kalah di set pertama, Jitjumron Supachai dan kawan-kawan bermain rapi dan kompak di tiga set berikutnya untuk mengalahkan Arab Saudi.

Salah satu kunci kemenangan Thailand adalah pertahanan yang sangat kuat. Berulang kali smes para pemain Arab Saudi gagal melewati blok Thailand. Jika lolos dari blok, pemain Thailand yang berada di garis belakang mampu berjibaku untuk membuat bola tetap mengudara.

Ketatnya pertahanan Thailand membuat para pemain Arab Saudi frustrasi. Di set keempat, sedikitnya empat kali kapten tim Fares Al Omary memprotes keputusan wasit. Namun, protes ini tak membuahkan hasil sehingga permainan Arab Saudi semakin tidak terarah.

Hal ini dimanfaatkan Thailand dengan baik. Serangan bervariasi yang dikoordinasi setter muda Samthong Ratchapoom diselesaikan dengan baik oleh spiker Pongsakron Nimawan, Sriphum Supachai, atau quicker Churat Surachai untuk menghasilkan angka dan memenangi pertandingan.

Posisi Thailand sebagai juara Grup C tak akan tergoyahkan meski Arab Saudi mengalahkan Sri Lanka di pertandingan terakhir. Di babak delapan besar, Thailand akan menjadi lawan pertama Indonesia yang langsung lolos ke delapan besar dengan keuntungan sebagai tuan rumah.

Grup B

Sukses Thailand menyusul unggulan keenam Iran yang lebih dulu memastikan tempat di delapan besar. Tim asuhan pelatih asal Serbia, Zoran Gajic, ini lolos sebagai juara Grup B berkat kemenangan atas Pakistan, 3-1 (25-18, 20-25, 25-22, 25-21).

Iran, yang diperkirakan bisa menang mudah, mendapat perlawanan sengit dari Pakistan. Pakistan bahkan mampu merebut set kedua karena permainan Iran yang tak stabil. Sayang, Mohammed Zaman dan kawan-kawan gagal membuat kejutan karena kerap membuat kesalahan sendiri.

"Kami kehilangan peluang untuk mengalahkan Iran karena terlalu banyak melakukan kesalahan teknis dalam keadaan kritis. Peluang untuk menang sebenarnya sangat besar karena Iran tampil biasa saja," ujar pelatih Pakistan asal Bulgaria, Stefan G Dimitrov, yang tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

Zoran Gajic mengakui, timnya belum stabil karena minim pengalaman. "Ini turnamen internasional pertama bagi lebih dari separuh pemain kami. Mereka harus menimba banyak pengalaman dan lolos ke delapan besar menjadi pengalaman sangat berharga karena mereka akan berhadapan dengan tim kuat seperti Jepang, China, dan Korea Selatan," ujar Gajic.

sumber: kompas.com
Last Updated ( Sunday, 02 September 2007 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=