Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow PIala Asia arrow Indonesia Bermodal Dukungan Publik
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1772
mod_vvisit_counterYesterday1748
mod_vvisit_counterThis week15091
mod_vvisit_counterThis month28183
mod_vvisit_counterAll5691528

sloganvoli.jpg

Indonesia Bermodal Dukungan Publik PDF Print E-mail
Written by benny   
Monday, 03 September 2007
Indonesia tak mau buang peluang. Merah Putih ingin memetik kemenangan dalam laga perdana atas Thailand di Istora Senayan, Jakarta, hari ini. Meski, Erwin Rusni dkk hanya bermodal tampil di kandang sendiri,yang berarti di hadapan ribuan publik pendukung. Untuk mengandaskan Thailand, Indonesia juga bakal membuat lebih banyak variasi serangan.

Itu setelah jajaran pelatih Indonesia mengamati permainan yang disuguhkan Thailand, hingga Negara Gajah Putih tersebut menuai dua kemenangan di babak penyisihan Grup A yakni versus Sri Lanka 3-0 dan kontra Arab Saudi 3-1. "Kemenangan Thailand atas Arab Saudi sangat mengagumkan. Dengan mudahnya, mereka mengalahkan Arab yang memiliki postur jauh lebih besar dibanding Thailand. Itupun dengan bola-bola open," jelas Machfud Irsyada, asisten pelatih tim nasional Indonesia, kemarin.

Lagipula, lanjutnya, Indonesia banyak mengalami kemajuan setelah anak asuhnya masuk training center di Padepokan Voli di Sentul, Jawa Barat, mulai Februari lalu. "Saat ini, banyak pemain muda yang mendominasi tim nasional. Saya harap anak-anak bisa menerapkan permainan man to man dan cepat, jangan sampai Thailand menerapkan dua blocking," tuturnya.

Di atas kertas, Thailand adalah tim yang selalu unggul dibandingkan Indonesia sejak 2003. Dua tahun lalu, tepatnya pada SEA Games 2005 Filipina, Thailand melibas Indonesia dengan skor 3-1. Sebelumnya, pada Kejuaraan Asia Antarklub 2006 di Vietnam, Surabaya Samator, yang mewakili Indonesia, juga ditumbangkan klub asal Thailand dengan skor 3-0. Kali inipun, Samator yang mendominasi tim nasional, sedangkan wajah para pemain Thailand yang bercokol di tim nasional kali ini juga dipenuhi para pemain dalam kejuaraan tersebut.

"Hasil dua tahun lalu dan setahun lalu tidak dapt dijadikan patokan," tampik Machfud.

Namun, dia tak memungkiri, dengan mulusnya jalan Thailand ke babak delapan besar yang dimulai hari ini, Machfud memprediksi kepercayaan diri punggawa Negeri Gajah Putih tersebut membengkak saat menantang Indonesia.

"Kami akan mencuri game pertama, mudah-mudahan itu bisa membuat Thailand kehilangan percaya diri," harapnya.

Bagaimana dengan kubu Thailand? Tim besutan Panulawan Sophon tersebut pun yakin dapat merebut kemenangan atas Indonesia. Namun, mereka mengakui tak akan mudah menumbangkan Indonesia karena para pendukung tim tuan rumah bakal menjadi motivasi yang tak terelakkan.

"Tapi ingat, kami sudah melakoni dua pertandingan di babak penyisihan sebagai ajang adaptasi dengan kondisi lapangan," jelas Thaiyai Chookiat, manajer tim Thailand.

Sayang, dia enggan membeberkan strategi saat menghadapi Indonesia hari ini.

sumber: jawapos.com
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=