Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Manca Negara arrow Rusia Bangkitkan Tradisi
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday299
mod_vvisit_counterYesterday1885
mod_vvisit_counterThis week4205
mod_vvisit_counterThis month32586
mod_vvisit_counterAll5695931

sloganvoli.jpg

Rusia Bangkitkan Tradisi PDF Print E-mail
Written by benny   
Tuesday, 21 November 2006
Kurang diunggulkan, Rusia malah membuat kejutan dengan menundukkan favorit utama, Brasil, di final Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri yang berakhir Kamis (16/11) di Osaka Municipal Central Gymnasium, Osaka. Meskipun ini gelar pertama buat Rusia, saat masih bernama Uni Soviet, mereka sudah punya tradisi juara yang sangat panjang.

Kemenangan Rusia atas Brasil secara tidak langsung memupus harapan wakil Amerika Latin itu merangkul gelar juara buat pertama kali. Sebuah ironi bagi tim peringkat dua dunia besutan Jose Guimaraes, yang mendominasi seri Grand Prix Dunia dalam lima tahun terakhir, namun belum pernah merebut gelar juara dunia atau Olimpiade.

Kemenangan dramatis lima set Rusia yang berakhir dengan skor ketat 15-25, 25-23, 25-18, 20-25, 15-13 itu sekaligus menjadi revans manis anak-anak buah Giovanni Caprara atas dua kekalahan mereka sebelum ini. Mereka ditundukkan Brasil di putaran kedua pekan lalu serta di final GP Dunia awal musim panas lalu.

Sudah tentu, prestasi yang ditunjukkan Ekaterina Gamova dkk. itu bagai membangkitkan tradisi prestasi yang sudah ditorehkan sejak era Uni Soviet masih berkibar. Uni Soviet sendiri merupakan juara lima kali Kejuaraan Dunia serta pemegang empat medali emas Olimpiade.

Kini Rusia sudah mulai menatap Olimpiade Beijing sebagai target berikut. “Pada awalnya memang agak susah bekerja di Rusia karena mereka menganut sistem lama. Namun, kemenangan ini jadi motivasi tersendiri untuk menjuarai Olimpiade nanti,” sebut Caprara. Sementara itu, tim kejutan Serbia-Montenegro merebut tempat ketiga setelah menundukkan juara bertahan Italia 3-0.

Giliran Putra
Jika Rusia sudah menjuarai sektor putri, bagaimana perseteruan di putra? Hingga 3 Desember, bagian putra menjanjikan partai-partai yang menawan.

Sebanyak 24 tim peserta dibagi ke dalam 4 grup berlaga di putaran pertama. Dari hari-hari awal, sudah tersaji beberapa kejutan. Puerto Riko, negara yang absen dari event ini selama 32 tahun, menjungkalkan tim nomor tujuh dunia, Argentina, dengan skor 3-2. Venezuela menundukkan ranking kelima dunia, AS. Bahkan, juara bertahan Brasil pun sempat tampil buruk di awal-awal permainan sebelum membungkam Kuba 3-1.

source: bolanews.com

Last Updated ( Wednesday, 22 November 2006 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=