Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow PIala Asia arrow Indonesia Tundukkan Thailand
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday250
mod_vvisit_counterYesterday1691
mod_vvisit_counterThis week5802
mod_vvisit_counterThis month37722
mod_vvisit_counterAll5518537

sloganvoli.jpg

Indonesia Tundukkan Thailand PDF Print E-mail
Written by benny   
Tuesday, 04 September 2007
Pemain Masih Banyak Melakukan Kesalahan

Jakarta, Kompas - Tim Indonesia mengawali babak delapan besar Kejuaraan Bola Voli Putra Asia 2007 Sampoerna Hijau dengan sebuah kemenangan. Anak asuh Pelatih Hu Xinyu ini mengalahkan Thailand lewat pertarungan lima set, 3-2 (25-23, 22-25, 25-18, 22-25, 15-12), di Istora Senayan, Jakarta, Senin (3/9). "Semula kami khawatir anak- anak terbeban karena ini penampilan pertama tim nasional di Tanah Air sejak SEA Games 1997 lalu. Harapan penonton pasti sangat tinggi. Namun, mereka menjawab keraguan itu dengan bermain luar biasa," ujar Asisten Pelatih timnas Machfud Irsyada.

Menghadapi Thailand, Hu Xinyu menyimpan kapten Erwin Rusni dan menurunkan setter Didi Irwandi. Didi dipasangkan dengan dua quicker rekan setimnya di klub Surabaya Samator, Joni Sugiyatno dan Affan Priyo, bersama spiker Riviansyah dan Rudi Tirtana, libero Fadlan Abdul Karim, dan Joko Murdianto di posisi all round.

Komposisi pemain muda berusia 22-24 tahun ini terbukti mampu meredam permainan Thailand yang tampil gemilang saat menyisihkan Arab Saudi di putaran pertama. Dengan penuh percaya diri, Indonesia unggul 2-1 lebih dulu dengan merebut set pertama dan ketiga.

Pertandingan sepertinya akan berakhir dengan kedudukan 3-1 karena di set keempat Indonesia terus unggul hingga kedudukan 12-9. Namun, Thailand perlahan bangkit dan, lewat servis, kapten tim Jitjumroon Supachai berhasil menyamakan kedudukan. Pemain Indonesia mulai melakukan kesalahan dan memberi angka kepada lawan sehingga Thailand merebut set ini dan memaksa dimainkannya set kelima.

Peraihan skor berjalan imbang hingga kedudukan 7-7 di set kelima, sebelum Affan dan Rudi menyumbang empat angka hingga unggul 11-9. Pada kedudukan ini, Hu menarik keluar Didi dan menggantinya dengan quicker Brian Alfianto yang memiliki blok lebih baik. Posisi setter ditempati Erwin yang masuk menggantikan Nur Widayanto.

Rotasi pemain ini membawa angin segar pada permainan tim. Dengan cepat Indonesia pun unggul 15-11. "Didi banyak diincar smes lawan sehingga kami masukkan Brian untuk memperkuat blok. Strategi ini berjalan baik," ujar Machfud.

Selain strategi bermain, kunci kemenangan Indonesia juga karena penerimaan bola (receive) lebih baik dari Thailand. "Penerimaan bolanya bagus jadi serangan kami bisa lebih bervariasi," ujar Didi.

Kesalahan servis

Machfud mengakui anak asuhnya masih banyak melakukan kesalahan, terutama dalam melakukan servis. Dari data statistik tercatat pemain Indonesia 16 kali memukul servis keluar atau menyangkut di net. Secara total, tim Indonesia memberi 30 angka secara cuma-cuma kepada lawan karena kesalahan sendiri, sedangkan Thailand hanya 16.

"Masih banyak yang perlu diperbaiki, terutama servis. Kami harus memperbaikinya sambil jalan karena besok (hari ini) sudah harus mempersiapkan diri melawan Taiwan," ujar Machfud.

Taiwan, yang menyisihkan Qatar untuk maju ke delapan besar, kemarin ditundukkan unggulan kedua, China, 1-3 (15-25, 25-20, 18-25, 21-25).

"Pola permainan Taiwan tak jauh berbeda dengan Thailand, tetapi postur tubuh mereka lebih tinggi. Peluang kami sekitar 40:60. Karena itu, kami harap penerimaan bola pemain melawan Taiwan bisa sebagus saat menghadapi Thailand," ujar Machfud.

Pada pertandingan memperebutkan posisi 9-17 di Gedung Tenis Indoor, Senayan, India memetik kemenangan ketiga, kali ini atas Vietnam dengan skor 3-0 (25-16, 25-16, 25-15), sedangkan Pakistan mengalahkan Kuwait 3-0 (25-18, 25-13, 31-29). India hampir pasti menjuarai Grup H karena di putaran pertama mereka menang atas Kazakhstan dan Kuwait.

sumber: kompas.com
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=