| Beranda |
| Nasional |
| Links |
| Proliga |
| LIVOLI |
| Voli Yunior |
| Voli Pantai |
| Voli Daerah |
| Voli Kampus |
| Home |
| Langkah Indonesia Tertahan |
|
|
|
| Written by benny | |
| Wednesday, 05 September 2007 | |
|
Jepang Raih Kemenangan Pertama Jakarta, kompas - Laju tim nasional mencapai target enam besar Kejuaraan Bola Voli Asia 2007 Sampoerna Hijau tertahan sementara setelah dikalahkan Taiwan, 2-3 (17-25, 25-17, 31-33, 25-21, 16-18), Selasa (4/9). Langkah Indonesia semakin berat karena hari ini akan menghadapi tim kuat China. Tim Negeri Tirai Bambu ini kemarin memetik kemenangan kedua dengan mengalahkan Thailand, juga dalam lima set, 3-2 (25-18, 18-25, 25-23, 19-25, 19-17). Kekalahan dari Taiwan sangat menyesakkan karena di set terakhir Indonesia dua kali lebih dulu mendapat match point. Hanya karena terburu-buru ingin menyelesaikan pertandingan, pemain Indonesia dua kali gagal menyarangkan servis, ditambah dengan keputusan meragukan wasit Raj Singh Khatri pada kedudukan 15-15. Taiwan pun memenangi set kelima, 18-16. "Kami kurang beruntung. Pertandingan berjalan ketat, namun kami melakukan kesalahan pada saat kritis. Mungkin mental anak-anak belum benar-benar matang," ujar Asisten Pelatih Indonesia Machfud Irsyada. Terlepas dari kekalahan menyesakkan ini, Joni Sugiyatno dan kawan-kawan tampil lebih bagus daripada saat mengalahkan Thailand. "Kami hanya menang beruntung. Indonesia bermain bagus dengan servis lambat yang menyulitkan kami," ujar Manajer Tim Taiwan Wang Kuei Cing. "Meski kalah, kami cukup senang karena bermain lebih baik dari kemarin. Lawan memang lebih tangguh, dan kami terburu-buru ingin menyelesaikan pertandingan," ujar Joni. Indonesia masih berada di posisi kedua Grup E karena unggul rasio angka menang-kalah atas Taiwan. Grup ini cukup ketat karena China pun harus bermain lima set melawan Thailand. "Melawan China, peluang kami 30:70. Semoga kami bisa membuatnya seimbang," ujar Machfud Di Grup F, juara bertahan Jepang yang bermodal pengalaman mengalahkan Iran, 3-0 (25-22, 28-26, 25-15). Ini adalah kemenangan pertama Jepang setelah sehari sebelumnya ditundukkan Australia, 2-3. Meski menang, Pelatih Jepang Tatsuya Ueta belum puas dengan penampilan timnya. "Penampilan mereka baru naik 60 persen, belum seratus persen," kata Ueta. Menghadapi lawan yang lebih ringan dari Australia, Jepang melakukan kesalahan lebih banyak dari Iran, yaitu 23 berbanding 16 kesalahan. Selain itu, Jepang juga selalu tertinggal lebih dulu pada dua set awal karena lemahnya pertahanan. Namun, mereka beruntung karena Iran tak bisa memanfaatkan keunggulan mereka. Di set kedua, Iran lebih dulu mencapai match point, 24-20. Akan tetapi, satu jump serve pemain Jepang yang tak dapat dikembalikan sempurna dan tiga kesalahan Mohsen Andalib melakukan smes membuat Jepang menyamakan skor menjadi 24-24. Dua angka terakhir Jepang juga diperoleh karena kesalahan Andalib, yaitu saat smesnya ke luar lapangan dan tangannya menyentuh bola dua kali berturut-turut. Pelatih Iran Zoran Gajic berkata pemainnya kalah pengalaman. "Namun, mereka memperoleh pengalaman berharga, bagaimana cara bertahan dan menyerang. Saya puas," kata Gajic, yang mempersiapkan timnya untuk Asian Games 2010. Pada laga terakhir, Australia memetik kemenangan kedua dengan mengalahkan Korea Selatan, 3-2 (20-25, 25-22, 20-25, 25-21, 20-18). sumber: kompas.com |
| < Prev | Next > |
|---|