Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profil Pemain arrow Rudi Tirtana, Sang Pencetak Angka
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday537
mod_vvisit_counterYesterday2165
mod_vvisit_counterThis week2702
mod_vvisit_counterThis month34622
mod_vvisit_counterAll5515437

sloganvoli.jpg

Rudi Tirtana, Sang Pencetak Angka PDF Print E-mail
Written by benny   
Wednesday, 05 September 2007

Rudi

Dengan pola permainan cepat dan variatif yang diterapkan tim bola voli Indonesia, pemain berposisi quick spiker sangat diandalkan untuk menembus pertahanan lawan dan mendulang angka. Namun, penyumbang angka terbanyak tim Indonesia tetaplah seorang pemain di posisi open spiker.

Adalah I Nyoman Rudi Tirtana, pebola voli asal Denpasar, Bali, yang dua kali menjadi top scorer tim nasional. Saat mengalahkan Thailand di pertandingan pertama, Rudi mencetak 24 dari total 109 angka Indonesia, seluruhnya lewat smes yang keras dan bertenaga.

Ketika Indonesia kalah menyesakkan dari Taiwan, Rudi kembali mencetak angka terbanyak. Pemuda kelahiran 11 Januari 1984 ini membukukan 25 dari 114 angka tuan rumah, lewat 21 smes, tiga blok, dan satu servis yang gagal dikembalikan lawan.

"Melawan Taiwan mainnya lebih enak. Semua rileks dan main bagus, sayang kami gagal di saat-saat akhir. Meski kalah, saya cukup puas karena lawan lebih tangguh dibandingkan Thailand," ujar Rudi.

Rudi adalah satu dari enam pemain alumni tim nasional yunior tahun 2002 yang kini bergabung dalam tim nasional senior. Lima pemain lain adalah Joni Sugiyatno, Brian Alfianto, Aris Achmad Rizqon, Didi Irwandi, dan M Riviansyah.

Dibandingkan rekan segenerasinya, Rudi terbilang terlambat mengenal bola voli. Pemain bertinggi badan 191 sentimeter ini baru mengenal voli tahun 2001 pada usia 17 tahun dan terpilih untuk membela tim pelajar Bali di ajang Pekan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia.

Bakat dan postur tubuhnya menarik perhatian pemandu bakat PP PBVSI saat membela Bali di Pekan Olahraga Pelajar Wilayah di Semarang. Bersama rekan sedaerahnya, I Wayan Windhu Segara, Rudi pun bergabung ke tim nasional yunior di Padepokan Bola Voli Sentul.

Setahun di tim yunior, Rudi dilirik pelatih tim nasional waktu itu, Li Qiujiang, untuk bergabung ke tim senior. Bersama Joni, Brian, dan Windhu, Rudi memperkuat tim nasional di SEA Games Vietnam 2003 dan berhasil membawa pulang medali emas.

"Senang sekali, baru pertama kali ikut, bisa langsung menjadi juara," ujarnya.

Prestasi itulah yang ingin diulangi Rudi di SEA Games 2007, mengingat dirinya tidak ingin terlalu lama berkecimpung di bola voli yang membesarkan namanya. "Harusnya kami bisa, karena nyatanya kami mengalahkan Thailand."

sumber: kompas.com
Last Updated ( Friday, 14 September 2007 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=