| Beranda |
| Nasional |
| Links |
| Proliga |
| LIVOLI |
| Voli Yunior |
| Voli Pantai |
| Voli Daerah |
| Voli Kampus |
| Home |
| Rudi Tirtana, Sang Pencetak Angka |
|
|
|
| Written by benny | |
| Wednesday, 05 September 2007 | |
|
Dengan pola permainan cepat dan variatif yang diterapkan tim bola voli Indonesia, pemain berposisi quick spiker sangat diandalkan untuk menembus pertahanan lawan dan mendulang angka. Namun, penyumbang angka terbanyak tim Indonesia tetaplah seorang pemain di posisi open spiker. Adalah I Nyoman Rudi Tirtana, pebola voli asal Denpasar, Bali, yang dua kali menjadi top scorer tim nasional. Saat mengalahkan Thailand di pertandingan pertama, Rudi mencetak 24 dari total 109 angka Indonesia, seluruhnya lewat smes yang keras dan bertenaga.Ketika Indonesia kalah menyesakkan dari Taiwan, Rudi kembali mencetak angka terbanyak. Pemuda kelahiran 11 Januari 1984 ini membukukan 25 dari 114 angka tuan rumah, lewat 21 smes, tiga blok, dan satu servis yang gagal dikembalikan lawan. "Melawan Taiwan mainnya lebih enak. Semua rileks dan main bagus, sayang kami gagal di saat-saat akhir. Meski kalah, saya cukup puas karena lawan lebih tangguh dibandingkan Thailand," ujar Rudi. Rudi adalah satu dari enam pemain alumni tim nasional yunior tahun 2002 yang kini bergabung dalam tim nasional senior. Lima pemain lain adalah Joni Sugiyatno, Brian Alfianto, Aris Achmad Rizqon, Didi Irwandi, dan M Riviansyah. Dibandingkan rekan segenerasinya, Rudi terbilang terlambat mengenal bola voli. Pemain bertinggi badan 191 sentimeter ini baru mengenal voli tahun 2001 pada usia 17 tahun dan terpilih untuk membela tim pelajar Bali di ajang Pekan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia. Bakat dan postur tubuhnya menarik perhatian pemandu bakat PP PBVSI saat membela Bali di Pekan Olahraga Pelajar Wilayah di Semarang. Bersama rekan sedaerahnya, I Wayan Windhu Segara, Rudi pun bergabung ke tim nasional yunior di Padepokan Bola Voli Sentul. Setahun di tim yunior, Rudi dilirik pelatih tim nasional waktu itu, Li Qiujiang, untuk bergabung ke tim senior. Bersama Joni, Brian, dan Windhu, Rudi memperkuat tim nasional di SEA Games Vietnam 2003 dan berhasil membawa pulang medali emas. "Senang sekali, baru pertama kali ikut, bisa langsung menjadi juara," ujarnya. Prestasi itulah yang ingin diulangi Rudi di SEA Games 2007, mengingat dirinya tidak ingin terlalu lama berkecimpung di bola voli yang membesarkan namanya. "Harusnya kami bisa, karena nyatanya kami mengalahkan Thailand." sumber: kompas.com |
|
| Last Updated ( Friday, 14 September 2007 ) |
| < Prev | Next > |
|---|