Brasil Kalahkan Bulgaria di Piala Dunia Voli Putra
Written by benny   
Saturday, 24 November 2007
KapanLagi.com - Juara dunia Brasil mengalahkan perebut medali perunggu kejuaraan dunia Bulgaria dalam pertandingan tiga set, Jumat, pada kejuaraan bola voli putra Piala Dunia. Samuel Fuchs dan Gustavo Endres masing-masing mencetak 14 poin, sedang Andre Luiz da Nascimento dan Dange Guimaraes Amaral masing-masing mendapat 10 poin untuk memimpin Brasil merebut kemenangan 25-14, 25-21, 25-19 pada pertandingan yang digelar di Toyama.

Pelatih Brasil Bernardo Resende mengatakan timnya bisa meraih kemenangan dengan mudah karena Bulgaria kelelahan setelah sebelumnya dikalahkan Amerika Serikat pada pertandingan lima set Kamis.

"Kami dapat mengendalikan permainan dengan lebih baik dari biasanya. Kami masih mendapat tekanan namun kami bermain dengan sikap yang tepat, berusaha pada setiap bola," kata Resende.

"Kini kami perlu memikirkan pertandingan berikutnya melawan Australia. Mereka tim yang sangat tinggi dan kami selalu bermasalah melawan tim yang tinggi-tinggi," katanya.

Pelatih Bulgaria Martin Stoev mengatakan bahwa setelah dua kekalahan yang dialami timnya," Kami harus berusaha melihat apa yang biasa kami lakukan berikutnya."

"Kami harus berpikir turnamen dimulai kembali dan kami perlu bermain bagus hingga pertandingan terakhir," katanya.

Pada pertandingan lain di Toyama, Puerto Riko mengalahkan Spanyol 25-18, 25-22, 25-18.

Tiga tim terbaik dari kejuaraan setengah kompetisi 12 tim itu akan lolos ke Olimpiade Beijing tahun depan.

Sementara itu pada pertandingan di Hiroshima, peraih medali perunggu Asia Korea Selatan membukukan kemenangan pertama yang sudah lama dinantikan saat mereka mengalahkan Tunisia 25-17, 23-25, 21-25, 25-22, 15-9, sedang Argentina menundukkan juara Asia Australia 25-21, 21-25, 25-14, 25-23.

"Kami menang karena para pemain kami dapat mempertahankan konsentrasi mereka selama pertandingan itu dan para pemain kami memiliki gairah dan semangat bertarung yang lebih baik ketimbang tim Tunisia," kata pelatih Korsel Yoo Jung-Tak.

Sementara itu pelatih Australia Russell Borgeaud mengatakan timnya tampil tidak stabil dalam turnamen tersebut.

"Kami kecewa kalah dalam pertandingan ini, namun barangkali, seperti juga Argentina, kami tim muda dengan beberapa pemain senior, pemain yang lebih tua," kata Borgeaud.

"Argentina bermain sangat bagus dan dapat membalas serangan kami dan mengandalkan para pemain senior pada saat-saat kritis seperti (Marcos) Milinkovic dan (Guillermo) Garcia, yang bermain luar biasa," katanya.

sumber: KapanLagi.com