Kuota Pemain Asing Ditambah
Written by martiana   
Monday, 12 May 2008

Lausanne - Federasi Bola Voli Internasional, Jumat (9/5), memutuskan, klub profesional boleh menampilkan tiga pemain asing pada sebuah laga, berbeda dari aturan sebelumnya, dua pemain. Jadi kuota berubah menjadi 3 + 3 (3 pemain domestik, 3 pemain asing), dari sebelumnya 4 + 2 (4 pemain domestik, 2 pemain asing).

Namun, Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) mengakui, masih ada penolakan dari sejumlah asosiasi bola voli negara Uni Eropa. Beberapa asosiasi itu menganggap keputusan FIVB bakal bertentangan dengan hukum perburuhan Uni Eropa. Terkait protes itu, FIVB mempersilakan setiap asosiasi untuk memilih, apakah mereka tetap dengan aturan maksimal dua pemain atau mengubah jadi tiga.

”Kami telah berdiskusi dengan beberapa asosiasi, di antaranya Jerman, Spanyol, serta Swiss, dan telah mencapai kesepahaman. Kami tegaskan, tak boleh ada pemain asing lebih dari separuh di lapangan,” ujar Presiden FIVB Ruben Acosta, saat berpidato di sela-sela peresmian kantor baru FIVB di Lausanne, Swiss.

Pada Kamis, Parlemen Eropa menolak usulan kuota 6+5 (enam pemain lokal, lima asing), dari Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Alasan penolakan itu tak lain karena kuota lima pemain asing memunculkan isu diskriminasi terkait nasionalisme negara asal klub itu.

Seperti FIFA, FIVB juga berpendapat, penambahan kuota di voli sejalan dengan hukum kompetisi olahraga Uni Eropa, untuk meminimalkan pembelian pemain asing oleh klub kaya.

”Tidak ada masalah dengan hukum perburuhan Eropa karena klub-klub tetap bisa merekrut sebanyak mungkin pemain asing. Namun, jika sudah saatnya menentukan jumlah pemain asing di lapangan, itu kembali ke organisasi tertinggi setiap cabang olahraga,” demikian pernyataan FIVB. (ADP/reuters)

Last Updated ( Monday, 12 May 2008 )