M. Khasoni Mufid, Pemain Muda Berbakat
Written by marto   
Thursday, 12 March 2009

Ujung Tombak JPI 

Bolanews.com, Pria ini memang terlahir sebagai pevoli andal. Hanya bergabung dengan tim semenjana, Jember Pemkab Indomaret, kemampuan M. Khasoni Mufid tetap mengilap. Hal itu ia buktikan kala memimpin rekan-rekannya menumbangkan tim kuat Jakarta Sananta 3-2 di GOR PKPSO Kaliwates, Jember.

Photo by : Esti Fauziah

Wajar jika nama open spiker kelahiran Grobogan (Jateng), 9 Oktober 1988 tersebut dielu-elukan publik Jember yang menyaksikan kemenangan anak buah Zou Xiaodong itu. Pasalnya, melalui permainan impresif dan spike keras nan tajamnya, Khasoni mampu membuat pertahanan Sananta porak-poranda.

Khasoni memang jadi mimpi buruk bagi Sananta. Betapa tidak? Sempat unggul 2-1 di set ketiga, Sananta dibuat frustrasi oleh Khasoni, yang seakan tidak kehilangan akal untuk bangkit. “Dia ada di mana-mana, sulit dibendung dan mampu mengatur ritme permainan. Khasoni benar-benar menimbulkan kesulitan besar bagi lawan,” tutur Ribut, asisten pelatih Jember Pemkab Indomaret.

Pengakuan itu memang tak berlebihan. Khasoni memang kapten sebenarnya bagi tim yang bermarkas di GOR PKPSO Kaliwates, Jember tersebut. Tanpa mengecilkan kontribusi pemain lain, peran Khasoni di tim melebihi Arianto Joko, yang diplot sebagai kapten.

Khasoni pilih merendah. Baginya, ia bisa tampil maksimal karena dukungan rekan-rekannya sekaligus penonton di Jember. “Saya tidak mencari prestasi untuk diri sendiri karena kemenangan untuk tim lebih berarti ketimbang main bagus tapi kalah,” ujar pemain nasional ini.

Sejak awal Khasoni memang berambisi untuk tidak mengecewakan publik Jember. Maklum, sebagai tim tuan rumah, ia merasa wajib memberi hadiah bagi publik Jember yang menaruh ekspektasi tinggi pada timnya. “Publik Jember sangat antusias mendukung kami. Kemenangan memang harga yang pantas mereka dapatkan,” ucap pemilik postur 185 cm/73 kg tersebut.

Khasoni berharap penampilan optimalnya bisa terus berlanjut di partai-partai berikutnya. Di sisa pertandingan nanti, ia harus mengantarkan timnya meraih kemenangan jika ingin lolos ke babak final four, 20-22 Maret di GOR Bhinneka Solo. “Itu yang terpenting, muara kami harus ke sana. Tapi, untuk saat ini kami akan berusaha menjalani setiap pertandingan sebaik-baiknya,” ujar mantan pemain Jakarta BNI Taplus itu. (riz)

Last Updated ( Thursday, 12 March 2009 )