Wang Jun : Voli Indonesia Bisa Lebih Maju
Written by Esti Fauziah   
Thursday, 02 April 2009

Jakartawww.volimania.org 

Ada sosok kunci dibalik kesuksesan Gresik Petrokimia maju ke final four. Ya, dialah Wang Jun, pelatih flamboyan asal China. Meski harus puas di tempat keempat karena kalah atas Jakarta BNI Taplus, raihan ini sudah luar biasa. Petrokimia berangkat sebagai tim non unggulan dan tanpa diperkuat pemain bintang.

photo by : Esti

Wang Jun tiba di kota Pudak Gresik, markas Petrokimia pada 1 Januari 2009, kurang dari sebulan sebelum Proliga dimulai. Di Livoli 2008, Gresik Petrokimia masih didampingi mantan asisten pelatih timnas Machfud Irsyada. Meskipun waktu untuk mempersiapkan anak asuhnya sangat pendek, Wang tak risau.

”Anak-anak sudah punya kemampuan yang bagus, saya tinggal memolesnya”, jelas Wang.

Namun, melihat peta kekuatan tim-tim lain, Wang mengatakan bahwa masuk ke final four  adalah torehan prestasi yang cukkup bagus.

Akan tetapi dia tidak mau berhenti disitu saja. Maka, ketika anak asuhnya kalah dari BNI pada perebutan tempat ketiga, Wang tak dapat menyembunyikan kekecewaannya.

”Seharusnya mereka bisa menang. Anak-anak masih muda, permainan mereka belum stabil”, tutur mantan pelatih timnas Vietnam pada Sea Games 2007 ini. 

 

Ketika diminta komentarnya mengenai iklim bola voli di Indonesia, pelatih yang selalu menggunakan penerjemah ini menyatakan bahwa voli di Indonesia khususnya putri masih berada di level menengah ke bawah, bila dibandingkan dengan negara Asia lainnya.

”Dari pertama datang, saya mengamati tim-tim putri Indonesia, rata-rata mempunyai kelemahan di segi mental”, kata Wang.

”Selain itu, banyak klub yang tidak memiliki atlit tetap, sehingga pembinaan kurang berjalan baik”, lanjut Wang.

Namun arsitek berusia 40 tahun ini optimis, voli di Indonesia bisa lebih maju lagi.”Saya melihat ada beberapa atlit yang memiliki potensi bagus meskipun masih muda”, tutur Wang.

Wang juga yakin, bila atlit yang potensial tersebut dikumpulkan, ditangani oleh pelatih bagus, diberikan materi latihan yang optimal, maka dua atau tiga tahun lagi akan menunjukkan prestasi yang bagus. (ef)

Last Updated ( Friday, 03 April 2009 )