Indonesia di Ambang Juara Bola Voli Junior ASEAN
Written by marto   
Tuesday, 28 September 2010
Lolos Ke Final Kejuaraan Asean Yunior

BANGKOK, (Pikiran Rakyat).-Tim putra bola voli junior Indonesia tinggal selangkah lagi merengkuh gelar juara Kejuaraan Bola Voli ASEAN yang sedang berlangsung di Ratchaburi, Thailand. Laga terakhir melawan Thailand, Selasa (28/9) ini, akan menjadi laga penentuan bagi Indonesia.
Pada pertandingan Senin (27/9), Indonesia menuai kemenangan keempat. Bermain di Ratchaburi Gym, Ratchaburi, Thailand, Febriyanto Endar Pratomo dkk. menang 3-1 (21-25, 25-20, 25-22, 25-14) atas Myanmar. Sebelumnya, Indonesia telah menuai kemenangan atas Vietnam, Australia, dan Malaysia. Dengan hasil tersebut, maka pencapaian Indonesia sama dengan Thailand, yakni tiga kemenangan minus laga Australia yang tidak dihitung (ekshibisi karena merupakan tim undangan), tanpa pernah kalah.

Pada pertandingan melawan Myanmar, Pelatih Ibarsjah tidak melakukan banyak perubahan pada susunan pemain. Hampir sama dengan laga-laga sebelumnya, Merah Putih tetap mengandalkan Febriyanto Endar Pratomo, I Putu Randu Wahyu Pradana Putra, Sigit Ardian, Ahmad Grahari, Dwi Sistin Nova Yuga, Mey Yunan Kharisma Perdana, serta Akmal Alamsyah (libero).

Melawan Myanmar, Indonesia masih terlalu tegang pada set pertama. Banyak kesalahan saat pengembalian bola. "Set pertama anak-anak banyak melakukan kesalahan terutama jump service saat angka-angka kritis, terlebih lagi mereka terlalu tegang. Belum bisa menemukan ritmenya," ujar Manajer Tim Indonesia Hari Trisnardjo melalui surat elektronik.

Baru pada set kedua, para pemain bisa kembali dalam irama permainan mereka meski awalnya mereka sengaja melakukan servis asal-asalan. "Yang penting servisnya masuk. Namun, itu yang justru menolong kami. Karena tidak terarah, lawan sepertinya kaget dan tidak menduga kemana arah servis, itu yang membantu kami mendulang angka," kata Hari.

Menurut Hari, kemenangan atas Myanmar akan memberikan motivasi tambahan bagi para pemain untuk melawan Thailand. "Pertandingan melawan Thailand merupakan partai hidup mati. Seperti yang diketahui, kedua negara ini merupakan musuh bebuyutan. Dalam tiga SEA Games lalu, Indonesia mengalahkan Thailand. Tentu itu akan menjadi tambahan semangat buat tim gajah putih tersebut, kendati bukan sesama tim ini yang bertemu," ujarnya.

Selanjutnya, setelah tampil pada kejuaraan tingkat ASEAN, Indonesia akan berlaga pada Kejuaraan Asia yang digelar di Nakhonpathom dan Ratchaburi, 1-9 Oktober.

Menurut Hari, gelar juara ini juga sebagai persiapan menuju Kejuaraan Asia nanti. "Karena sudah pasti lawan yang akan dihadapi akan lebih tangguh. Ini juga untuk mematangkan permainan dan kekompakan tim menuju Kejuaraan Asia nanti," tuturnya. (A-161)***

Penulis:
Back
Last Updated ( Tuesday, 28 September 2010 )