Peralatan Kejuaraan Voli Asia Tidak Diperuntukkan SEA Games
Written by benny   
Tuesday, 19 July 2011
Bola.net - Peralatan pertandingan Kejuaraan Bola Voli Asia antarklub putra di Palembang, 23-31 Juli 2011, tidak digunakan untuk SEA Games XXVI nanti, kata Ketua Harian Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumatera Selatan, Sonny Poerwono.


"Peralatan pertandingan yang dipergunakan pada Kejuaraan Voli Asia adalah milik PB PBVSI, bukan milik Kemenpora, sehingga setelahnya akan diambil Pengurus Besar itu," ujar Sonny di Palembang, Selasa.

Peralatan itu terdiri atas empat unit lapangan sintetis, ujar dia.

Meskipun begitu, menurut Sonny, Sumsel tidak perlu berkecil hati mengingat pada ajang SEA Games XXVI di Palembang, 11-25 November nanti, akan dilakukan pembelian peralatan pertandingan oleh Kemenpora.

"Baru setelah SEA Games, Sumsel memiliki peralatan sendiri untuk cabang olahraga bola voli, mengingat memang berdasarkan kesepakatan pihak Kemenpora akan menghibahkannya," kata dia lagi.

Dia menambahkan, setelah memiliki peralatan sendiri itu akan muncul permasalahan baru, yakni tidak ada tempat untuk menyimpannya.

"Gedung Olahraga Sriwijaya akan diambil alih oleh pihak ketiga dengan sistem BOT. Artinya siapa pun harus membayar sejumlah dana jika ingin memakai. Setahu kami, untuk satu event harus membayar Rp80 juta," ujar dia.

Ketua Umum KONI Sumsel, H Muddai Madang, membenarkan bahwa Sumsel akan menerima limpahan peralatan SEA Games seusai ajang itu digelar.

"Itulah keuntungan sebagai tuan rumah. Diharapkan peralatan dapat dimanfaatkan sedemikian rupa oleh para atlet daerah, dan jangan sampai terbuang percuma, karena harganya sangat mahal," kata dia.

SEA Games XXVI di Indonesia, yang mendapat kepercayaan pemerintah pusat sebagai penyelenggara adalah Kota Palembang (Sumsel) dan DKI Jakarta.

Khusus Kota Palembang, selain tempat pertandingan sejumlah cabang olahraga, juga dijadikan tuan rumah upacara pembukaan dan penutupan SEA Games tersebut.