Putri BNI Incar "Open Spiker" Asing
Written by benny   
Monday, 19 February 2007
Jakarta - Kehilangan empat pemain utama yang mengantar mereka memenangi Sampoerna Hijau Voli Proliga 2005 memaksa tim putri Jakarta BNI Taplus berbenah. Mereka kini mengincar pemain asing di posisi open spiker.

"Tanpa libero Anna Yohana, pola serangan cepat andalan BNI memang perlu disesuaikan. Kami membutuhkan pemain asing di posisi spiker, sekaligus yang punya kemampuan bertahan bagus," ujar Pelatih BNI Sukirno di Jakarta, Minggu (18/2).

Anna, motor pertahanan BNI, musim ini pindah ke Surabaya Bank Jatim bersama Ratih Puspita dan quicker Rianita Panirwan. Pemain keempat adalah quicker senior Dwi Sari Iswaningsih, yang kali ini membela Gresik Phonska.

Pilihan pertama BNI sebenarnya jatuh pada spiker asal Brasil, Michelle Collier. Pemain terbaik Proliga 2005 saat memperkuat Bandung Art Deco Bank Jabar ini dinilai Sukirno sebagai pemain yang lengkap, punya kemampuan bertahan dan menyerang yang bagus, serta bisa beradaptasi dengan para pemain lokal.

"Sayangnya, kami terlambat mengontaknya sehingga dia terlanjur bermain di tempat lain. Masih ada beberapa calon lain, dan kami usahakan sebelum seri pertama 23 Februari nanti, kami sudah diperkuat minimal satu pemain asing," ujar Sukirno.

Dengan absennya Rianita dan Dwi Sari, BNI akan memaksimalkan pemain yang biasanya berada di bangku cadangan, Santi Wijayanti, serta quicker yang tahun lalu membantu Art Deco meraih gelar juara, Mella Marshelina. Satu quicker lain yang diincar BNI, yaitu pemain Yuso, Rochmi Vidiasnikasari; lebih dulu bergabung dengan Jakarta Electric PLN.

"Konsentrasi kami saat ini adalah memadukan Santi dan Mella dengan setter utama Puspita Dewirani. Beruntung, mereka bertiga cepat beradaptasi sehingga sekarang mulai kelihatan kerja samanya. Meski persiapannya agak mepet, tetapi kami masih optimistis untuk masuk empat besar," ujar Sukirno.

sumber: kompas 

Last Updated ( Monday, 19 February 2007 )