Putri Jatim Pede Tantang Jabar
Written by marto   
Sunday, 08 January 2012

Kejurnas Yunior, Yogyakarta 8-15 Jan 2012

Jawapos, 8 Jan 2012, JOGJAKARTA - Ambisi tim bola voli putri Jatim untuk memperbaiki peringkat di kejuaraan nasional junior mendapatkan ujian berat. Siska Putri Rossaningrum dkk akan menghadapi juara bertahan Jabar dalam laga perdana di GOR Among Rogo, Jogjakarta, siang ini.
 
Meski melawan musuh tangguh, Jatim tidak gentar. Tim putri Jatim optimistis mampu mengimbangi permainan tim Jabar. ''Apalagi mereka sekarang hadir dengan wajah-wajah baru. Jadi, kami masih punya peluang,'' kata pelatih tim voli putri Jatim Wahyu Jatmiko.

Tahun lalu Jabar menjuarai ajang ini dengan dimotori tiga pemain andal, yakni Amalia Fajrina, Yolla Yuliana, dan Rindy Puspaningrum. Nah, Jatim yang masih diperkuat Maya Kurnia Indri dan Lailatul Aisyah harus puas nangkring di peringkat ketiga.

Tahun ini Jabar hanya menyisakan Yolla dan Rindy. Di sisi lain, skuad Jatim menyisakan Asih. ''Kami belum kalah kok. Mungkin Jabar menang dari segi pengalaman. Tapi, ingat, pemain-pemain muda kami lebih unggul dari segi power,'' tutur pelatih yang akrab disapa Miko itu.

Dengan percaya diri Miko menyebutkan, peluang anak asuhnya untuk memenangi laga tersebut masih terbuka. Kekuatan yang akan ditampilkan tim Jabar pun sudah dikantongi Miko. ''Tinggal bagaimana besok (hari ini, Red) anak-anak bermainnya,'' cetus dia.

Selain menghadapi Jabar, Jatim dihadapkan pada lawan-lawan tangguh yang lain. Yakni tuan rumah DI Jogjakarta, semifinalis DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara.

Di sisi lain, tim putra Jatim yang diasuh Sigit Ari Widodo berpeluang untuk mempertahankan mahkota juara. Sebab, I Putu Randu dkk menempati grup A yang tergolong ringan.

Jatim hanya akan bersaing dengan tuan rumah DI Jogjakarta. Tiga tim lain secara kualitas dan hasil tahun lalu masih berada di bawah Jatim, yakni Sulawesi Utara, Bali, dan Kalimantan Timur.

Namun, Sigit tak berani sesumbar. Selain tim diisi mayoritas wajah baru, persiapan timnya belum mencapai titik maksimal. ''Kalaupun bisa, peluang kami fifty-fifty,'' sebut Sigit yang juga asisten pelatih di klub Surabaya Samator. (ren/c13/ko)
Last Updated ( Sunday, 08 January 2012 )