Minim Tapi Tetap Sengit
Written by benny   
Wednesday, 21 February 2007
Tak sampai seminggu lagi, tapi pemain asing yang akan berlaga dalam Sampoerna Hijau Voli Proliga belum juga diketahui kekuatannya. Kompetisi akan dimulai pada 23-25 Februari di GOR C’Tra Arena Bandung.

“Di seri pertama ada beberapa klub yang belum diperkuat pemain asing. Mereka kami beri kesempatan hingga putaran kedua. Jika tetap tidak memakai pemain asing didenda Rp 100 juta,” kata Ketua Proliga, Hanny Surkatty.

Juara bertahan putra, Jakarta BNI Taplus, mengaku belum tahu siapa pemain asing yang bakal mereka kontrak. “Jangankan pemain asing, pemain lokal kami pun baru kumpul minggu ini,” kata Loudry Maspaitella, pelatih BNI, Jumat.

Loudry belum tahu nama pemain asingnya. Salah satu calon adalah pemain asal Brasil, Edu, yang dua tahun lalu ikut membawa BNI menjadi juara.

Di bagian putri, salah satu kandidat pemain asing BNI adalah Michelle Coullier, pevoli asal Brasil yang dua tahun lalu membela Bandung Art Deco.

“Kali ini kami banyak dibela pemain muda. Beberapa klub lain juga memiliki andalan pemain muda seperti Popsivo Polwan. Ramailah,” kata Risco Herlambang, asisten pelatih putri BNI.

Jika BNI belum pasti, Popsivo Polwan sudah menunjuk He Shan sebagai pemain mereka. Tahun lalu He membela Gresik Petrokimia. Saat bersama Bandung Art Deco tahun 2003, He Shan adalah pemain terbaik Proliga. He Shan akan didampingi rekan senegara, Yin Meng.

Walau datang belakangan, Pospivo tak bisa diremehkan. Mereka diperkuat pemain yang mumpuni, seperti toser Rita Kurniati, Berlian Marsheilla, dan pemain kawakan Engel Bertha Kaize. Apalagi mereka ditangani pelatih nasional asal Cina, Li Quijang.

Jakarta Electric PLN tetap setia memakai Tien Mei, motor yang membawa mereka sukses menjadi kampiun tiga tahun lalu. PLN juga memiliki kekuatan baru dua dara asal Papua, Yokbet Kapasiang dan Devota Rahawarin, serta rekan seklub di Yuso, Rochmi Vidiasnikasari.

“Saya melihat klub-klub ini serius mempersiapkan diri, bahkan ada yang menolak berlatih tanding untuk menyembunyikan kekuatan mereka,” kata Hanny.

Putra

Di bagian putra, Surabaya Samator menggunakan pemain asing asal Thailand, Panya Makhumleg. Tim ini juga diisi tujuh pemain pelatnas SEA Games Thailand sekaligus bersama pelatih Hu Xinyu.

Kondisi ini membuat Samator layak difavoritkan sebagai salah satu kandidat juara. Kandidat lain adalah Yogya Yuso Tomkins, yang kini kembali diperkuat Andri Widiatmoko. Yuso juga memiliki pemain asing asal Lituania, Arvydas Misekis.

Sementara itu Bandung Tectona Pakuan mendatangkan pemain asal Rumania. Belum diketahui kekuatan pemain asing dua klub lainnya, Jakarta Sananta dan Semarang Pemkot Bank Jateng.

Hanya enam peserta putra dan lima klub putri tak membuat sponsor bersedih. “Memang awalnya kami berpikir jumlah peserta akan meningkat, delapan putra dan enam putri. Namun, dalam perkembangan terakhir, dua klub putra dan satu putri batal berpartisipasi,” tutur Hariyadi Kaimuddin, Brand Manager Sampoerna Hijau. Ia tetap yakin persaingan akan berlangsung sengit.

Tahun depan Proliga akan mencoba menegakkan komitmen lebih kuat dari klub-klub peserta. “Kita harus mengadakan perubahan. Klub-klub diharap memiliki komitmen lebih kuat. Kami akan bicara dengan mereka,” papar Hanny.

Dalam Proliga kali ini, juara bertahan putri Bandung Art Deco absen, begitu pula Jakarta Monas Bank DKI dan Yogya Yuso Tomkins. Di bagian putra, Jakarta Monas juga absen dan Surabaya Bank Jatim batal ikut serta. (Roosyudhi Priyanto)

Peserta Proliga
Putra Jakarta BNI Taplus, Surabaya Samator, Jakarta Sananta, Yogya Yuso Tomkins, Bandung Tectona Pakuan, Semarang Pemkot Bank Jateng
Putri Jakarta BNI Taplus, Gresik Petrokimia, Jakarta Electric PLN, Jakarta Popsivo Polwan, Surabaya Bank Jatim

Jadwal
1. 23-25 Februari GOR C’Tra Arena Bandung
2. 2-4 Maret GOR UII Yogyakarta
3. 9-11 Maret GOR Jatidiri Semarang
4. 16-18 Maret Gedung Basket Senayan Jakarta
5. 30 Maret- 1 April Gedung Basket Senayan Jakarta
6. 6-8 April GOR Tri Dharma Gresik
7. 13-15 April GOR Ken Arok Malang
Final four. 27-29 April Istora Senayan Jakarta
All Star. 6 Mei GOR Karang Asem Bali

sumber: bolanews.com 

Last Updated ( Wednesday, 21 February 2007 )