Grespho Menghadapi Ujian Berat
Written by benny   
Wednesday, 21 February 2007
Gresik, Kompas - Tim putri Gresik Phonska (Grespho) langsung menghadapi ujian berat di partai pembuka kompetisi semiprofesional Sampoerna Hijau Voli Proliga 2007. Di GOR C-tra Arena, Bandung, Jumat (23/2), mereka langsung menghadapi seterunya, Jakarta BNI Taplus.

Grespho mesti berpikir keras soal strategi terbaiknya karena sejumlah masalah. Runner-up Proliga 2006 itu kini diperkuat sejumlah pemain yunior, ditambah belum bergabungnya duet pemain China, Chen Jing dan Zhao Jing.

Keadaan itu diperparah dengan terganggunya kesehatan tiga pemain Grespho, yang bisa mengurangi kerja sama tim. Mereka adalah Maya Kurnia Indri, Novia Andriyanti, dan libero Dewi Wulandari. Dewi, seusai berlatih di GOR Tri Dharma, Gresik, Selasa (20/2), mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. "Ya, kami bertiga memang sedang sakit," katanya dengan suara sengau.

Ketua Harian Grespho Moch Bachrun Rosyidi berharap timnya bisa mengulangi kemenangan di partai pembuka Proliga 2006 saat menghadapi lawan yang sama, yang saat itu berstatus juara bertahan. Kemenangan itu adalah keunggulan perdana Grespho atas BNI sepanjang sejarah pertemuan kedua tim. "Kami kan masih bermain pada hari Jumat, masih ada waktu istirahat bagi ketiganya," katanya.

Kehadiran quicker kawakan Dwi Sari Iswaningsih yang sebelumnya memperkuat BNI diharapkan Bachrun bisa memberikan masukan berarti bagi para pemain. Sekalipun demikian, Bachrun mengatakan belum mengetahui secara persis kekuatan putri BNI saat ini.

Mengenai dua pemain asingnya yang belum juga bergabung, Bachrun berharap pada laga kedua saat bertemu Surabaya Bank Jatim di Yogyakarta, 4 Maret, mereka sudah bisa dimainkan. "Kedua pemain China itu masih akan bertanding pada kompetisi lokal di China hingga 28 Februari," paparnya.

sumber: kompas 

Last Updated ( Wednesday, 21 February 2007 )