Voli Tetap Terbaik
Written by Uyiek   
Saturday, 22 September 2012

Dalam empat kali PON tim voli putra Jatim selalu menggondol medali emas.

PEKANBARU- Belum ada yang bisa menandingi kehebatan tim voli putra Jawa Timur. Selama empat kali PON atau dalam 12 tahun, berturut-turut arek-arek Jatim selalu menjadi yang terbaik di Pekan Olahraga nasional.

Di PON XVIII Riau kali ini, Bagus Wahyu dkk kembali menggondol emas setelah mengalahkan tim Jawa Tengah tiga set langsung, di GOR Universitas Islam Riau, Kota Pekanbaru. Tapi sayang kesuksesan itu tidak tertular ke voli putrinya.

Keperkasaan Jatim dimulai sejak PON tahun 2000 dan terus berlangsung hingga 2012 ini. Dengan rentang waktu 12 tahun ini, Jatim bisa menjaga konsistensinya di ajang multi even empat tahunan ini.  

Pertarungan partai puncak  cabor voli antara tim bola voli putra Jawa Timur vs Jawa Tengah, bukanlah partai final yang ideal. Itu dapat dilihat dari tidak sulitnya pemain Jatim mengumpulkan pundi-pundi poinnya. Sekelas partai final, menang dengan tiga set langsung memang tidak menegang.

Maklum jika Jateng dijadikan bulan-bulan oleh arek Jatim dengan skor 3-0 (25-19, 25-20, 25-19), sebab lawan yang bisa menguji kualitas Jatim hanya Bali. Tapi sayang, secara mengejutkan Bali menyerah di tangan Jateng di semi final.

"Terima kasih anak-anak masih menjaga konsistensi, satu emas sudah sesuai target," kata Johanes Koento, manajer tim voli putra Jatim.

Jatim memang tidak henti-hentinya mencetak bibit-bibit voli. Di PON Riau kali ini, tim putra Jatim memang datang dengan kekuatan terbaik.

Para pemainnya merupakan pemain yang sudah berpengalaman, seperti Bagus Wahyu, Putu Randu, Dwi Sistin Yoga, Machfud Nurcahyadi, Agung Seganti, Veleg Dani, dan Khasoni Mufid. Mereka adalah pemain-pemain klub Surabaya Samator dan Indomaret Sidoarjo.

Bukti lain kalau saat ini tidak ada yang menandingi Jatim adalah tidak pernah kalah, malah selalu menang 3-0 dari penyisihan grup hingga meraih emas.

"Penampilan mereka tidak seperti saat melawan Bali. Kami bisa menang mudah seperti ini, saya prediksi Jateng bakal memberikan perlawanan, tapi ini target kami, emas,” ujar Ibarsyah Danu pelatih tim voli putra Jatim. 

Keperkasaan voli putra Jatim tidak diikuti oleh tim putrinya. Srikandi Jatim takluk di tangan Jabar di partai final. Partai final voli putri cukup menegangkan.

Pertemuan raksasa voli putri Indonesia ini berlangsung ketat. Jatim tertinggal di set pertama, namun di dua set mereka memimpin. Tapi sayang di set keempat dan kelima dimenangkan Jabar. Sehingga skor akhir menjadi 2-3 (26-24, 24-26, 19-25, 25-20, 15-11).

Sementara itu, pelatih Tim Putra Jateng W Subowo mengatakan bahwa anak-anak asuhnya sudah berjuang maksimal untuk mengimbangi permainan Jatim, tetapi lawan memang memiliki kualitas lebih baik.

"Pertahanan dan blok-blok kami tidak berjalan dengan baik. Saya tidak terlalu kecewa karena masuk final merupakan pencapaian yang sudah bagus," katanya.

Dengan begitu, Jatim gagal memenuhi keinginan terbesarnya yakni mengawinkan gelar. Tapi, satu emas dari voli putra sudah cukup memenuhi target satu emasnya. m39

Sumber : Surabaya Pos 

Last Updated ( Thursday, 27 September 2012 )