Samator Petik Kemenangan Penuh di Seri Dua Proliga
Written by benny   
Monday, 05 March 2007
Kapanlagi.com - Tim putra asal Jawa Timur, Surabaya Samator memetik kemenangan punuh dalam dua laga di seri kedua putaran pertama Proliga 2007 yang digelar di GOR UII Yogyakarta.

Setelah memetik kemenangan 3-1 atas tuan rumah Yuso Tomkins, Sabtu, Samator pun membukukan kemenangan atas Jakarta Sananta 3-0 (25-23, 30-28, 25-21), Minggu.

Kedua tim tampil ngotot sejak awal pertandingan dan sama-sama menampilkan tempo permainan cepat.

Setelah saling berbagi angka 19-19 pada set pertama, Sananta yang dimotori Joko Murdiyanto dkk dapat merebut tiga angka berturut-turut dan unggul 22-19.

Namun, anak asuh Benny Matharius itu tidak dapat memanfaatkan keunggulannya dan Samator pun dapat bangkit untuk menyamakan kedudukan 23-23 sebelum merebut set pembuka itu.

Kondisi yang sama pun kembali terulang di set kedua. Joko dkk telah unggul 21-18, namun mereka justru mulai banyak melakukan kesalahan sendiri dan tidak dapat menahan gempuran dari Aris Rizqon dkk yang akhirnya dapat merebut set kedua itu dengan susah payah.

Memasuki set ketiga, Sananta pun kembali unggul 11-7, namun Samator dapat menyamakan kedudukan menjadi 16-16 sebelum unggul 21-19 untuk kemudian memastikan kemenangan mutlak mereka di Yogyakarta.

"Sananta tidak seperti tahun lalu dan sekarang sudah lebih utuh dengan masuknya Riviansyah, Joko, Andri dan Koko Prasetyo. Kali ini pun, mereka tampil cukup baik," kata manajer Samator, Hari Trisnardjo.

"Kalau anak-anak mendapat perlawanan keras maka mereka akan bisa bermain lebih baik. Kedua tim sama-sama bermain dalam tempo cepat dan tidak terpancing bermain dengan tempo lambat seperti yang terjadi saat kalah di seri pertama."

Hingga seri kedua, Samator telah membukukan dua kemenangan dan satu kekalahan yaitu dari BNI Taplus pada seri pertama di Bandung pekan lalu.

Hari juga menegaskan, tidak ada istilah menyerah meski pada tiap set selalu tertinggal sebelum akhirnya mampu memetik kemenangan.

"Tidak ada istilah, tetinggal terus melepaskan set. Kami harus tetap `fight`," lanjut Hari.

Sementara itu, pelatih Sananta, Benny mengatakan bahwa anak asuhnya telah berusaha untuk tampil maksimal.

"Sebenarnya, kunci pertandingan itu terletak di set kedua. Ketika kami sudah unggul, anak-anak justru banyak melakukan kesalahan sendiri yang akhirnya berpengaruh kepada mental mereka," kata Benny.

"Kami juga tidak ingin mencari-cari alasan, tetapi Koko dan Rivi belum tampil maksimal pada pertandingan ini karena mereka sakit."

Namun demikian, Benny mengakui bahwa permainan Samator jauh lebih sempurna dibanding seri pertama.

"Kekalahan ini menjadi PR untuk kami sehingga bisa lebih baik pada dua pertandingan sisa putaran pertama," kata Benny yang ingin menambah amunisi karena anggota timnya baru berisi 11 pemain.

Bagi Sananta, kekalahan tersebut menjadikan rekor menang kalah mereka menjadi 2-2.

sumber: KapanLagi.com 

Last Updated ( Monday, 05 March 2007 )