Voli Pantai Tanpa Target Emas
Written by mawahib affandhy   
Thursday, 06 November 2014

Jakarta (HN). Mencoba realistis. Satlak Prima menurunkan target di Asian Beach Games 2014 Phuket dari semula 14 medali emas, 11 perak, dan 22 perunggu menjadi hanya 7 emas, 6 perak, dan 21 perunggu.

Cabang olahraga (cabor) voli pantai menargetkan medali perunggu pada perhelatan Asian Beach Games (ABG) IV di Phuket, Thailand, pada 14-23 November ini. Kegagalan cabor ini pada Asian Games 2014 Incheon lalu menjadi pertimbangan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) tidak mematok target medali emas.

"Pada Asian Games 2014 lalu voli pantai tidak berhasil mencapai target medali perak. Jangan sampai target berlebihan, namun ternyata tidak tercapai. Kami berusaha realistis," ujar Ketua Satlak Prima, Suwarno, kepada wartawan usai Rapat Koordinasi dengan KONI dan Kemenpora di PPITKON, Senayan, Selasa (4/11).

Ia menguraikan, pencapaian target oleh Satlak Prima di ABG Phuket ditentukan oleh tiga faktor, yaitu hasil SEA Games 2013 Myanmar, ABG III di Haiyang (China) pada 2012, serta turnamen single event yang diikuti tiap cabor di kawasan Asia. Pada ABG sebelumnya, tim voli pantai Indonesia membawa pulang medali emas melalui pasangan Koko Prasetyo Darkuncoro/Ade Chandra Rahmawan.

Namun, mereka tidak mampu memenuhi target melangkah ke partai final di Asian Games Incheon lalu. Meski tak ditarget meraih medali emas di ABG Phuket, pelatih kepala voli pantai Slamet Mulyanto menyatakan timnya tetap berusaha mengulang kenangan manis pada ABG sebelumnya. Terlebih Koko/ Chandra memendam ambisi revans alias balas dendam atas kekalahan mereka di Asian Games Incheon lalu.

Tekad revans itu pula yang mendorong Koko/Chandra membatalkan niatnya pensiun sebagai atlet. Slamet menilai, anak asuhnya itu masih penasaran terhadap kekuatan Cheng Chen/Jian Li yang mengalahkannya di Incheon lalu.

"Secara peta kekuatan tidak jauh berbeda dengan Asian Games. Saat berhadapan dengan China memang perhitungan kami meleset karena lawan bisa bermain lepas, bahkan tanpa strategi dan membuat anak- anak jadi bermain hati-hati. Ini masalah jam terbang karena try out ke Belanda (Kejuaraan Dunia) batal. Tidak mungkin kami berangkat (ke Phuket) tanpa keinginan menjadi juara," ujar Slamet saat ditemui di Senayan.

Tim Voli Pantai Indonesia akan mengirimkan empat pasangan atlet ke ABG Phuket. Mereka adalah Koko/ Chandra dan pasangan Dian Putra Sentosa/Fachriansyah (putra). Sementara sektor putri diwakili Ni Putu Dini/Ditha Juliana dan Ayu "Anink" Cahyaningsiam/Maria Dwiningtyas. Mereka direncanakan terbang ke Phuket pada 14 November nanti.

Indonesia berada di peringkat empat dengan perolehan 2 medali emas, 4 perak, 3 perunggu pada ABG III di Haiyang dua tahun lalu. Untuk ABG IV di Phuket kali ini, Satlak Prima menargetkan 7 medali emas, 6 perak, dan 21 perunggu. Target ini menurun karena Satlak Prima sempat mematok 14 medali emas, 11 perak, serta 22 perunggu.

Sumber: HARIAN NASIONAL (HN)

Last Updated ( Thursday, 06 November 2014 )