Baru Usul Nama
Written by Administrator   
Tuesday, 19 May 2015

Jawapos.com. SURABAYA - Cabang olahraga (cabor) voli belum juga memulai program puslatda untuk terjun ke PON 2016 Jabar. Proses mereka kini baru mencapai usul nama-nama atlet yang akan direkrut dalam puslatda. Padahal, mereka harus memulai program persiapan, mengingat Pra-PON berlangsung September mendatang.

Koordinator Voli Puslatda Johannes Koento menyatakan, pihaknya sudah mengajukan nama-nama atlet kepada Badan Pelaksana (Bapel) Puslatda KONI Jatim. Karena itu, kata dia, wewenang penuh tetap berada di tangan KONI Jatim. Sebab, ada beberapa hal yang mendasari.

Pertama, voli merupakan cabor yang masuk kategori binsus (pembinaan khusus). "Seperti sepak bola maupun basket, voli dimasukkan dalam binsus karena tidak semua pemain bisa berkumpul dalam puslatda," terang Koento kepada Jawa Pos.

Kendala dalam mengumpulkan pemain tersebut tidak lepas dari masih adanya beberapa pemain yang ikut dalam pelatnas SEA Games. Misalnya, Maya Kurnia Indri, Asih Titi Pangestuti, dan Novia Andriyanti.

Kemudian, Koento menjelaskan poin kedua yang terkait dengan faktor pelatih. Pria yang menjadi asisten manajer Surabaya Bank Jatim saat Livoli tahun lalu itu melanjutkan, ada wacana KONI Jatim nanti menggunakan pelatih asing.

Sebelumnya, Pengprov PBVSI Jatim mengantongi tiga nama yang akan menjadi kepala pelatih tim putri. Yakni, Taufiq Hidayat (Gresik Petrokimia), Sudarto (Gresik Petrokimia), serta Sugeng Mulyanto (Surabaya Bank Jatim).

"Untuk masalah itu (pelatih asing), saya tidak berwenang. Tugas kami dari Pengprov PBVSI adalah mengusulkan nama-nama yang akan menghuni puslatda. Keputusan finalnya tetap di KONI Jatim," tegasnya.