Gagal Penuhi Target, Tim Voli Putri Pulang dengan Lapang Dada
Written by Administrator   
Thursday, 18 June 2015

MSports.net - Mimpi timnas voli putri Indonesia untuk melangkah ke final SEA Games XXVIII Singapura akhirnya gagal kesampaian. Pada babak semifinal, mereka dipaksa kalah 1-3 dari juara bertahan Thailand, (14/6). Target meraih medali perak gagal dicapai, tapi Yola Yuliana mewakili penggawa timnas voli putri bisa berbesar hati menerima kekalahan itu.

Para srikandi Indonesia memang patut berbangga hati. Mereka digagalkan oleh tim terkuat di Asia Tenggara yang bermateri para pemain level dunia. Thailand sendiri akan mencoba peruntungan mempertahankan medali emas dengan menantang Vietnam di partai final. Vietnam merupakan satu dari dua tim yang sanggup mengalahkan Indonesia selama SEA Games 2015.

Kekalahan Indonesia dari Vietnam diderita pada pertandingan kedua Grup B dengan skor ketat 2-3. Bagi para pemain timnas putri, ketimbang kekalahan dari Thailand, yang terasa lebih menyesakkan adalah saat gagal memetik kemenangan dari Vietnam. Padahal, jika saja Indonesia menang atas Vietnam, bukan tidak mungkin skenario partai final adalah Indonesia versus Thailand.

"Sayang banget sih, apalagi pas lawan Vietnam. Meski saya nggak main banyak, tapi sempat yakin banget bisa sampai final. Yah, namanya belum rezeki, mau bagaimana lagi," ujar Yolla saat dihubungi MSports.net, Minggu (14/6).

Indonesia memang tak perlu merasa kecil hati. Dalam hal statistik, Yolla cs cuma kalah dari Thailand dan unggul dari Vietnam. Indonesia sampai laga semifinal mampu mengumpulkan 194 spikes, 208 shots, 459 total attempts, dan 29,85 efficiency percents. Sementara, Thailand mengoleksi 137 spikes, 93 shots, 253 attempts, dan 45,06 efficiency percents.

Meski dalam beberapa kategori nilai Indonesia lebih unggul dari Thailand, tapi secara persentase masih kalah. Pasalnya, Thailand melakoni satu pertandingan lebih sedikit dibanding Indonesia hingga partai semifinal.

"Sebenarnya tahun ini skuat jauh lebih baik. Sayang masa training camp yang sebentar membuat waktu evaluasi juga kurang optimal," lanjut dara berusia 21 tahun itu.

Selepas kegagalan di SEA Games 2015, Yolla hanya berharap dengan skuat saat ini dan tambal sulam, ke depannya timnas voli putri Indonesia bisa mencapai prestasi yang lebih baik. "Semoga ke depannya bisa membalas kekalahan dari Vietnam dan menyaingi Thailand," pungkas Yolla.