Aprilia Manganang Jadi Primadona di Kejuaraan Voli Putri Asia
Written by Administrator   
Monday, 05 September 2016

JawaPos.com - Kapten tim bola voli putri Jakarta Elektrik PLN (JE PLN), Aprilia Santini Manganang, menjadi primadona pada kejuaraan antarklub Asian Women's Club Volleyball Championship 2016, di Filipina.

JE PLN memang harus mengakui keunggulan klub Kazakhstan, Altay VC, dengan skor 0-3 (12-25, 17-25, 17-25) pada laga perdana Pool C di Alonte Stadium Binan Laguna, Sabtu (3/9). Namun, April -sapaan Aprilia Manganang- justru menjadi bintang utama.

Bukan cuma karena dia menjadi pendulang skor tertinggi untuk JE PLN dengan total 20 poin pada laga itu. April ternyata memiliki banyak penggemar di kalangan pencinta bola voli Filipina. "Banyak yang nge-fans April di sini," bilang libero JE PLN, Berllian Marsheilla.

Sejak tiba di Filipina, April sudah dikejutkan dengan terpampangnya wajah dia di salah satu spanduk utama event Asian Women's Club Volleyball Championship 2016.

Di spanduk berukuran raksasa itu, April disandingkan dengan empat pevoli lain dari klub-klub peserta. Tentu saja hal itu membuat April sempat kaget. Dia tak menyangka popularitasnya turut diakui di kejuaraan selevel Asian Women's Club Volleyball Championship.

"Iya, kaget juga foto saya ada di sini. Jadi salah satu ikon untuk kejuaraan. Penggemar di sana dari awal bertanding mereka sudah menunggu karena tahu saya akan main," ucap April kepada JawaPos.com.

Sepanjang pertandingan, para penggemar di FIlipina terus mengelu-elukan April. Tak heran performa MVP Proliga 2016 itu pun sejatinya cukup baik di laga tersebut dengan mendulang 20 poin.

Meski pada akhirnya JE PLN gagal mencatat kemenangan pada laga perdana, April pun cukup puas. Apalagi, JE PLN memang tak lebih diunggulkan dari Altay VC.

"Kalau pribadi sih saya puas banget biarpun kalah. Penyebab kalah, pertama memang kualitas kami jauh dengan lawan. Postur mereka juga tinggi-tinggi dan cukup berpengalaman. Tapi kami banyak dapat pelajaran," bilang April.

Bagi April, ini menjadi pengalaman pertama membela klub di ajang internasional. Tak heran dia mengaku sangat senang, apalagi mendapat sambutan meriah dari para penggemar di Filipina.

"Enggak kebayang saja di sini ternyata banyak juga fans saya yang orang-orang Filipina. Mereka mengaku mulai mengidolakan saya sejak SEA Games 2015 Singapura. Tempat bertanding juga megah dan banyak penonton. Senang banget," papar dia.

Sekadar informasi, April memang mulai populer sejak timnas bola voli putri Indonesia mengalahkan Filipina di SEA Games Singapura 2015. Kala itu, tim FIlipina sempat memprotes status gender April. Namun, berhulu dari kontroversi itu, April justru mulai memiliki penggemar di Filipina.

Dengan banyaknya penggemar di Filipina, April pun tertarik untuk mencicipi bermain di liga bola voli Philippine Superliga. "Kepengen sih, cuma ya kita lihat saja nanti," bilangnya singkat.

Bukan mustahil jika mampu tampil apik selama di Asian Women's Club Volleyball Championship 2016, klub-klub Philippine Superliga akan mengincar April.

Last Updated ( Monday, 05 September 2016 )