Elektrik PLN Menangi Laga Simulasi Grand Final Proliga 2017
Written by Nindy   
Monday, 17 April 2017

Pertamina Energi gagal menang dari PLN
Volimania.org- Dua tim terkuat putri, Jakarta Elektrik PLN dan Jakarta Pertamina Energi kembali jumpa di Final Four Bandung. C’Tra Arena, Bandung menjadi saksi, kala Elektrik PLN mampu memperpanjang rekor kemenangan mereka atas Pertamina Energi dan menyudahi pertandingan dengan skor 3-1 (26-24, 22-25, 25-21, 25-22).

Ini adalah pertemuan keempat yang terjadi antara keduanya. Dari empat pertemuan tersebut, Aprilia Manganang menekuk Pertamina Energi sebanyak 3 kali dan sisanya kalah. Namun begitu, Elektrik PLN secara mulus mampu menyelesaikan dan menyapu bersih enam pertandingan di babak Final Four.

“Kami bersyukur bisa menang melawan Pertamina. Kunci kemenangan kali adalah bermain sabar dan berusaha mematikan serangan bola cepat mereka.” kKata Abdul Munif, asisten pelatih Elektrik PLN.

Selain itu, menekan lewat service dengan harapan receive Pertamina tak sempurna dan tidak mampu membangun serangan juga diterapkan Elektrik PLN untuk meredam Tri Retno Mutiara dkk.

Pasca dipastikan tampil pada Grand Final di GOR Amongrogo 23 April nanti. Laga tadi sore, (16/4) memang tak lebih dari sekedar simulasi dan formalitas bagi keduanya. Meski begitu, kedua tim tetap memanfaatkan celah untuk mengulik kelemahan dan kelebihan lawan.

"Kami menargetkan menang, meskipun hanya bermain normatif. Laga tadi kami manfaatkan untuk mengetahui kekuatan Elektrik," kata Risco Herlambang, pelatih Pertamina.

Perseteruan abadi antara dua tim asal ibu kota itu memang sudah terjadi sejak tahun lalu. Dimana Pertamina Energi yang berhasrat untuk meraih gelar Proliga pertamanya harus pulang dengan kecewa karena ditundukan Elektrik PLN dengan skor tipis 2-3.

Tahun ini, Pertamina Energi tak hanya memiliki ambisi untuk juara Proliga 2017, tapi juga ingin mengubur impian Elektrik PLN untuk mencetak hattrick juara. Sempat menorehkan catatan hanya satu kali menang dari Elektrik PLN di fase penyisihan di Surabaya, Risco Herlambang, pelatih Pertamina Energi tetap optimis anak asuhnya dapat berjaya di pertandingan terakhir dan merengkuh gelar juara.

“Bagi saya tidak masalah kami kalah dua kali di Final Four. Hal itu bukan jaminan, karena target kami menang di Final.” ujar Risco,

Optimisme serupa juga menaungi kubu Elektrik PLN. Kapten tim, Aprilia Manganang mengaku juga sudah mengantongi kelemahan dan kelebihan lawan, namun tak mau jumawa dan sesumbar bisa menang mudah di Grand Final.

“Kami sudah mempelajari kelebihan dan kekurangan Pertamina. Ini bukan akhir dari segalanya. Jangan dulu berbesar hati." tutur Aprilia, sebagaimana dikutip juara.net

Sementara itu, dari pertandingan terakhir di bagian putri, Jakarta Popsivo PGN mengokohkan posisi di peringkat tiga klasemen setelah membekuk Gresik Petrokimia 3-0 (25-22, 25-21, 25-23). (ndy)

Foto: PBVSI
Last Updated ( Monday, 17 April 2017 )